Senin, 15 Mei 2017

Semua Tentang Penyakit Malaria

Malaria adalah penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit. Infeksi malaria bisa terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk. Jika tidak ditangani dengan benar, penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Penyakit yang menyebar lewat gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit. Infeksi malaria dapat terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk apabila tak ditangani dengan baik penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Penyakit malaria sangat jarang menular secara langsung ke orang lain, penyakit hanya bisa menular apabila terjadi kontak langsung dengan darah pengidap. Bayi dalam kandungan juga dapat terinfeksi malaria karena tertular dari darah sang ibu.

Gejala Malaria                      

Penyakit malaria akan muncul gejala antara minggu pertama sampai dua minggu setelah tubuh terinfeksi. Gejala dapat timbul setelah setahun terkena gigitan nyamuk tapi kasus seperti ini jarang terjadi. Gejala umunya demam, berkeringat, menggigil, muntah-muntah, sakit kepala, diare dan nyeri otot. Apabila Anda sudah terlanjur mengalami gejala-gejala malaria, segera temui dokter agar bisa dilakukan diagnosis dan penanganan secepatnya. Malaria dapat didiagnosis dengan mudah melalui tes darah yang sederhana.

Penyebab Malaria

Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium. Sebetulnya ada banyak jenis parasit Plasmodium, tapi hanya lima jenis yang menyebabkan malaria pada manusia. Parasit Plasmodium hanya disebarkan oleh nyamuk Anopheles betina. Dua jenis parasit yang umum di Indonesia adalah Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax.
Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang bernama Plasmodium, ada banyak jenis dari parasit ini namun hanya lima jenis yang menyebabkan malaria pada manusia. Parasit ini disebarkan oleh nyamuk Anopheles betina. Di Indonesia sendiri parasit yang umumnya adalah Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax. Pada malam hari gigitan nyamuk malaria lebih sering terjadi, setelah gigitan terjadi parasit akan masuk kedalam aliran darah. Penyebaran penyakit malaria juga bisa terjadi melalui transfusi darah atau melalui pemakaian jarum suntik secara bergantian. Meski kasus ini jarang sekali terjadi, Anda tetap harus berhati-hati.

Pencegahan Malaria

Pada dasarnya, malaria bisa dihindari. Untuk mencegah penularan malaria, pemerintah Indonesia telah menjalankan berbagai program, misalnya tes darah massal dan memberikan obat antimalaria secara gratis di daerah endemik malaria seperti di wilayah perdesaan di Papua dan Nusa Tenggara. Menghindari diri dari gigitan nyamuk adalah cara yang paling penting untuk mencegah penularan malaria. Anda bisa memakai kelambu untuk menutupi ranjang saat tidur, menyingkirkan genangan air di sekitar rumah, memakai losion anti serangga, dan menggunakan pakaian atau selimut yang menutupi kulit tubuh.
Pengobatan
Cara pengobatan ini disarankan dengan menggunakan Teh Murbei dan Madu Royal Jelly Jambi, hindari asam dan pahit, disarankan banyak minum air putih. Cara pengobatan ini dilakukan apabila penyakit baru mengalami gejala ringan jika penyakit tidak kunjung sembuh segera larikan ke rumah sakit agar ditangani oleh dokter yang lebih ahli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar