Rabu, 26 April 2017

Segalanya Tentang Radang Amandel

Amandel ialah dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan, Organ yang berfungsi sebagai pencegah infeksi . Seiring perkembangan umur sistem imun mereka makin kuat dan perlahan penenangkal infeksi mulai berangsur menyusut. Radang amandel pada umumnya disebabkan oleh virus dan bakteri, mereka yang mengalami amandel akan mengalami sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, sakit telinga dan batuk. Biasanya gejala ini akan pulih dalam tiga atau empat hari.
Walaupun sebagian besar kasus amandel tidak tergolong serius, namun tetap disarankan untuk konsultasikan kepada dokter apabila anda atau buah hati anda mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari dan tidak menunjukan tanda-tanda pemulihan atau gejala akan makin parah yang membikin anda sama sekali tidak dapat makan atau bahkan kesulitan bernapas.
Dalam mendiagnosis tonsilitis, dokter akan memulai dengan pemeriksaan tenggorokan, sekaligus mengajukan pertanyaan perihal gejala-gejala yang Anda rasakan.
Dokter dalam mendiagnosis amandel pertama akan memulai dengan pemeriksaan tenggorokan, sekaligus mengajukan pertanyaan tentang gejala-gejala yang dirasakan. Apabila amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejaladapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, muncul bintik-bintik nanah dan apabila radang amandel disebabkan oleh infeksi virus, gejala-gejala yang muncul dinilai lebih ringan dari infeksi bakteri dan sering disertai gejala batuk dan pilek.

Pada umunya amandel akan sembuh dalam waktu satu minggu, tidak ada obat khusus untuk menangani amandel, untuk meringankan gejala biasanya akan diberikan obat misalnya parasetamol sebagai pereda sakit, apabila amandel disebabkan oleh bakteri maka antibiotik bisa digunakan. Pada kasus amandel yang tergolong parah dan kerap kambuh, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut.
Amandel dapat dicegah penyebarannya dengan selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet, menggunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau pilek, dan memakai masker saat berada di tempat umum.

Gejala Amandel

Sebenarnya radang amandel atau tonsitilis jarang menimbulkan komplikasi. Komplikasi biasanya timbul jika kondisi ini tidak ditangani, beberapa di antaranya:
  • Infeksi di bagian tengah telinga akibat bakteri.
  • Tidur obstruktif, terjadi ketika dinding tenggorokan menjadi relaks saat tidur yang menyebabkan susah bernapas. Kondisi seperti ini menyebabkan buruknya kualitas tidur.
  • Munculnya gumpalan-gumpalan nanah pada amandel dan dinding tenggorokan. Mereka yang mengalami komplikasi ini akan merasakan sakit di tenggorokan, mengeluarkan bau napas tidak sedap.
  • Pembengkakan di saringan ginjal, penderita ini akan mengalami penurunan nafsu makan dan muntah-muntah.
  • Demam rematik kondisi yang menyebabkan radang di sekujur tubuh dengan gejala berupa ruam kulit dan nyeri sendi.
  • Demam scarlet kondisi yang menyebabkan radang di sekujur tubuh dengan gejala berupa ruam kulit dan nyeri sendi.
Pencegahan radang amandel yang disebabkan oleh virus maupun bakteri bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri, misalnya dengan mengajarkan anak tentang kebiasaan cuci tangan yang baik dan benar. Langkah pencegahan lainnya ialah gunanakan saputangan atau tisu untuk menutup hidung dan mulut ketika batuk atu bersin, Hindari penggunaan alat makan maupun minum secara bergantian, disarankan untuk mengganti sikat gigi setelah penderita didiagnosis radang amandel.


Diagnosis Amandel

Radang amandel bisa didiagnosis dengan banyak macam cara, yang paling awal ialah doter akan terlebih dahulu menanyakan perihal gejala yang dirasakan pasien. Jika amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejala dapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, muncul bintik-bintik nanah di sekitar dan demam. Sedangkan jika amandel disebabkan oleh virus biasanya gejala akan lebih ringan dari infeksi bakteri dan sering disertai batuk dan pilek.
Untuk menguatkan dugaan bahwa pasien menderita amandel biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan tenggorokan, hidung dan telinga adapun jika merasakan terdapat pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

Terkadang pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan organ limpa untuk mendeteksi penyakit mononukleosis dan memeriksa adanya ruam untuk mendeteksi ruam kemerahan akibat infeksi.

Apalagi didiagnosis lebih rinci juga diperlukan, misalnya untuk menentukan apakah amandel yang dialami pasien disebabkan oleh virus atau bakteri, maka bisa dilakukan penelitian sampel apusan tenggorokan dan darah di laboratorium. Tes lebih lanjut di laboratorium juga bisa dilakukan untuk memastikan apakah pasien juga menderita kondisi lain, contohnya demam kelenjar.

Gejala radang amandel biasanya akan pulih dalam waktu 3-4 hari. Gejala radang amandel meliputi Sakit tenggorokan, rasa sakit saat menelan, nyeri telinga, mual, sakit kepala, batuk, lelah, sakit perut, demam, kehilangan suara, pembengkakan kelenjar getah bening, munculnya bintik-bintik nanah, bau napas. Pada kasus amandel yang diakibatkan oleh infeksi virus, seperti pilek, infeksi bakteri seperti infeksi streptococcal

Pada kasus tonsilitis yang diakibatkan oleh infeksi virus, seperti virus pilek atau flu, gejala yang muncul pada umumnya dinilai lebih ringan daripada tonsilitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti infeksi streptococcal.

Ketahuilah gejala amandel pada anak-anak, meski tidak bisa dapat menggambarkan rasa sakit yang diderita. Anda dapat mencurigai terkena amandel jika dia rewel, tidak mau makan, terus-terusan mengeluarkan air liur.

Penyebab Amandel

Sebagian besar radang amandel disebabkan oleh virus, namun tidak menutup kemungkinan bisa juga disebabkan oleh bakteri, Penularan bakteri bisa terjadi melalui kontak langsung dan kontak tidak langsung, kontak langsung ketika anda tanpa sengaja menghirup percikan air liur akibat bersin dan kontak tidak langsung apabila anda memegang permukaan benda yang terkontaminasi virus atau bakteri.

Penyebab amandel yang disebabkan oleh bakteri umumnya berasal dari streptococcus, sedangkan virus penyebab radang amandel antara lain (Parainfluenza) yang merupakan penyebab gangguan pernapasan dan radang kotak suara, (Influenza) penyebab terjadinya flu, (Rhinovirus) penyeba pilek, (Rubeola) Penyebab campak, (Adenovirus) Diare, (Enterovirus) Yang menyebabkan penyakit mulut, (Epstein-Barr) Penyebab demam kelenjar.

Anak-anak yang masih dalam pendidikan atau prasekolah hingga berusia pertengahan remaja lebih beresiko terkena amandel, dikarenakan pada kisaran usia tersebut, interaksi dengan teman-teman sebayanya sangat tinggi sehingga peluang untuk terkena amandel sangat tinggi. Amandel yang disebabkan oleh virus jarang dialami oleh anak yang lebih muda usianya, kenyataannya walaupun demikian penyakit ini jarang timbul pada anak yang masih berusia dibawah dua tahun.

Pengobatan Amandel

Dalam waktu kurang lebih tujuh hari kasus amandel sebagian besar akan sembuh dalam waktu seminggu, tidak ada obat khusus untuk menangani kondisi ini. Anda dapat meminimalisir penyakit ini di rumah, misalnya nyeri di tenggorokan,menggunakan obat pereda rasa sakit yang dijual bebas.
Anda pastinya membaca petunjuk mengenai dosis dan cara pemakaian obat yang tertera pada kemasan. Apabila anda masih ragu anda boleh tanyakan kepada dokter. Pemakaian obat secara tepat dinilai penting agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan sekaligus mencegah overdosis.
Dalam pemulihannya pastikan anda beristirahat dengan cukup dan tetap jaga asupan makanan bergizi dan perbanyak minum agar tidak dehidrasi, meski pada saat itu tenggorokan merasakan sakit. Kurangnya cairan bisa membuat gejala lain. Cara lainnya dapat lakukan untuk langkah alternatif bagi orang dewasa dengan cara berkumur dengan campuran setengah sendok teh garam dan 250 ml air yang dilarutkan untuk mengatasi sakit tenggorokan. Apabila kemudian Anda pergi ke dokter, dan menurut hasil pemeriksaan, Anda dinyatakan menderita amandel akibat bakteri, dokter tidak akan langsung memberikan antibiotik jika gejala yang dirasakan belum parah.
Pengobatan antibiotik pada kondisi ringan dikhawatirkan dapat memicu kekebalan bakteri terhadap antibiotik, sehingga tubuh nantinya tidak akan mampu melawan infeksi bakteri yang tergolong serius. Pada sebagian kasus, antibiotik bahkan tidak mempercepat proses penyembuhan, melainkan menyebabkan efek samping mual dan sakit perut.
Antibiotik akan diberikan dokter jika gejala radang amandel dinilai sudah parah dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pengobatan dengan antibiotik juga bisa diberikan jika sistem kekebalan tubuh Anda atau anak Anda sedang lemah lemah. Jika antibiotik oral tidak mempan, dokter biasanya akan memberikan antibiotik melalui infus di rumah sakit sesuai dengan jenis antibiotik yang cocok dengan pasien.

Operasi pengangkatan amandel, cara seperti akan sangat direkomendasikan dokter jika pasien mengalami kondisi seperti ini, Jika gejala amandel sudah makin parah sehingga mereka benar-benar kesulitan untuk makan, tidur dan bernapas. Apabila penderita amandel bakteri yang sudah tidak dapat ditangani lagi oleh antibiotik. Jika penderita amandel kronis yang seringkali kambuh
Amandel bersifat jangka panjang terlihat dari penderita mengalami :
  • Dalam setahun lebih dari tujuh kali mengalami amandel
  • Lebih dari lima kali dalam satu tahun
  • Dalam tiga tahun terakhir lebih dari tiga kali mengalami amandel

Penejelasan Wasir atau Ambeien

Wasir ialah pembengkakan yang berisi pembuluh darah yang membesar. Pembuluh darah yang terkena wasir berada di dalam atau disekitar pantat, yaitu di dalam rektum atau di dalam anus. Dari kebanyak wasir adalah penyakit ringan dan bahkan tidak menimbulkan gejala. Apabila terdapat gejala wasir yang sering terjadi biasanya adalah :
  • Setelah buang air besar mengalami pendarahan warna darah akan berwarna merah terang.
  • Setelah buang air didapati lendir
  • Terdapat benjolan tergantung di luar anus. Benjolan ini biasanya didorong kembali ke dalam setelah buang air.
  • Mengalami gatal-gatal di sekitar anus.
  • Pembengkakan, rasa nyeri dan kemerahan di sekitar anus.
Pembuluh darah dapat membengkak di dalam anus dan tidak terlihat, ini disebut sebagai wasir internal. Pembengkakan juga bisa terjadi di luar anus yang terasa lebih nyeri, yaitu di dekat lubang anus disebut sebagai wasir eksternal.

Wasir ialah penyakit yang umum terjadi. pada usia 50 tahun hampir setengah orang dewasa menderita gatal-gatal, tidak nyaman dan pendarahan. Ini bisa menandakan munculnya wasir. Data Depkes Pada tahun 2008 prevalensi wasir di Indonesia setidaknya 5,7 persen dari total populasi atau sekitar 10 juta orang. Sedangkan menurut data WHO tahun 2008 jumlah penderita wasir di seluruh dunia sekitar 230 juta orang.

Konsultasikan kepada dokter apabila gejala yang muncul tidak membaik, terutama apabila anda mengalami pedarahan. Gejala wasir biasanya hilang dengan sendirinya, selain itu kondisi seperti ini dapat disembuhkan dengan pengobatan sederhana yang dapat dibeli apotek.

Jika anda mederita wasir dokter akan mendiagnosis anda dengan menanyakan riwayat kesehatan dan juga melakukan pemerikasaan fisik. Dokter juga akan memeriksa saluran pembuangan anda. Jika seperti anda tidak perlu merasa malu semua dokter sudah terbiasa dalam memeriksa dan menangni wasir karena ini merupakan penyakit umum.

Penyebab wasir sebenarnya masih tidak jelas. Namun, penyakit ini dihubungkan dengan adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang berada di anus dan sekitarnya.

Peningkatan tekanan darah di area anus dan rektum bisa disebabkan karena terlalu lama mengejan saat buang air besar. Konstipasi jadi penyebab utama dari orang mengejan. Konstipasi yang terjadi biasanya akibat dari kekurangan nutrisi serat di dalam makanan. Beberapa hal yang meningkatkan resiko anda terkena wasir, antara lain:
  • Sering melakukan angkat berat atau beban yang berlebihan
  • Tambahnya usia, yang membuat penopang jariangan tubuh menjadi semakin lemah
  • Batuk terus menerus atau sering muntah
  • Kelebihan berat badan
  • Mempunyai riwayat kesehatan keluarga yang sakit wasir
  • Sering duduk dalam waktu yang lama
  • Sedang hamil 
Ubah Pola Gaya Hidup Untuk Mencegah dan Mengobati Wasir
Gejala wasir dapat menghilang setelah beberapa hari tanapa penanganan, wasir yang muncul pada masa kehamilan akan menghilang dengan sendirinya setelah anda melahirkan. Namun membuat perubahan gaya hidup untuk mengurangi nyeri pada pembuluh darah anus dan sekitarnya sangat disarankan. Perubahan gaya hidup untuk mengurangi nyeri pada pembuluh dara anus dan sekitarnya sangat disarankan. Perubahan yang dimaksud ialah:
  • Banyak meminum air putih. Kurangi konsumsi kafein dan minuman alkohol.
  • Menambah asupan serat di dalam makanan
  • Tidak menunda untuk buang air besar
  • Berolahraga secara teratur
  • Menurunkan berat badan
  • Menghindari obat-obatan yang menyebabkan konstipasi
Gaya hidup di atas juga bisa mengurangi resiko wasir untuk kambuh, Atau juga bis amencegah munculnya wasir. Selain itu terdapat obat-obatan yang dapat dibeli atau disarankan dokter. Obat ini berfungsi untuk mempermudah dalam buag air besar. Untuk mengatasi wasir yang lebih parah dapat menggunakan jenis pengobatan lainnya. Salah satunya adalah pengikatan wasir. Ini adalah proses tanpa operasi. Tali yang elastis diikatkan pada bagian bawah wasir secara kuat.

Diagnosis Wasir

Penyakit wasir dapat dengan mudah didiagnosis oleh dokter, dengan memeriksa saluran belakang atau lubang anus tubuh anda untuk mencari pembengkakan pembuluh darah. apabila didapati wasir dokter akan memeriksa lokasi, ukuran dan mengusulkan rencana pengobatan berdasarkan tingkat keparahan wasir yang diderita.

Tidak sedikit orang merasa enggan untuk menemui dokter, anda tak perlu malu karena semua dokter sudah terbiasa dalam menangani penyakit umum ini. Anda hanya perlu menceritakan gejala dan sakit yang anda rasakan, sebagai contoh anda mengalami penurunan berat badan, perubahan pola buang air besar atau kotoran jadi berwarna gelap dan lengket.

Pemeriksaan Colok Dubur atau Digital Rectal Examination

Bila bagian luar dari anus sudah diperiksa, kemungkinan dokter juga akan melakukan pemeriksaan colok dubur atau digital rectal examination (DRE). Pemeriksaan colok dubur ini dilakukan untuk memeriksa kondisi usus besar bagian bawah (rektum), apakah ada tumbuh massa atau kelainan lain.
Dalam prosedur pemeriksaan ini, dokter akan memakai sarung tangan dan menggunakan pelumas. Dokter memakai jari telunjuknya untuk memeriksa apakah ada kelainan di dalam dubur. Pemeriksaan ini seharusnya tidak menyakitkan, tapi Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman. Pemeriksaan colok dubur pada umumnya hanya memakan waktu beberapa menit saja.

Prosedur Pemeriksaan Proktoskopi

Pemeriksaan lanjutan memakai proktoskop mungkin diperlukan. Proktoskopi adalah pemeriksaan kanal anus memakai teropong besi atau plastik khusus yang disebut dengan proktoskop. Kanal anus merupakan bagian akhir dari rektum sebelum anus, yang terdiri dari cincin otot yang kontraksi dan relaksasi saat tidak dan akan buang air besar. Sedangkan rektum adalah saluran berotot dengan panjang sekitar 20 cm yang menghubungkan usus besar dengan anus. Anus sendiri merupakan bagian tubuh tempat dikeluarkannya kotoran, isi perut dan gas dari tubuh.
Dengan prosedur ini, dokter bisa melihat seluruh kanal anus atau bagian terakhir dari usus besar yaitu rektum. Ada kemungkinan dokter akan mengambil sampel jaringan dari dalam rektum untuk diperiksa di laboratorium. Pengambilan sampel jaringan ini disebut dengan istilah biopsi.

Setelah pemeriksaan colok dubur atau proktoskopi, dokter bisa mengetahui jenis wasir yang diderita sekaligus ukurannya. Dokter akan sangat terbantu jika mengetahui ukuran dan jenis wasir yang Anda punya. Dengan itu dokter bisa menentukan pengobatan wasir yang terbaik.

Pencegahan Wasir

Untuk mencegah wasir cara terbaik ialah dengan menjaga agar tinja tetap lunak yang dapat dikeuarkan dengan mudah. Untuk mencegahnya beberapa saran yang dapat dilakukan antara lain : 
  • Konsumsi makanan yang kaya akan serat. Perbanyak mengonsumsi kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan. Makanan ini mampu melembutkan tinja dan meningkatkan jumlah yang dikeluarkan. Untuk menghindari masalah gas konsumsikan serat peralahan-perlahan.
  • Perbanyak minum, minum air putih atau minuman lain yang non alkohol hingga delapan gels tiap hari juga mampu membuat tinja tetap lunak.
  • Kurangi konsumsi suplemen untuk penambah serat
  • Hindari mengejan secara berlebihan karena hanya akan memperbesar tekanan pada pembuluh darah.
  • Segeralah buang air jika sudah ingin, apabila anda menunggu untuk biang air itu bisa mengakibatkan tinja bisa menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan.
  • Perbanyak waktu olahraga, usahakan untuk tetap aktif untuk membantu mencegah dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Hindari terlalu banyak duduk atau berdiri setiap waktu.
  • Kurangi duduk dalam waktu yang lama terutama di toilet, dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.
  • Kurangi mengangkat beban berat, apabila memang harus selalu selalu buang napas hindari menahan napas saat mengangkat.
  • Apabila hamil tidurlah miring posisi seperti ini mampu menutunkan tekanan pad pembuluh darah di panggul.

Gejala Wasir

Gejala yang akan muncul pada umumnya akibat wasir ringan. Gejalanya bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Beberapa orang bahkan tidak menyadari mereka menderita wasir karena mereka tidak mengalami gejala sama sekali. Gejala yang seringkali muncul antara lain: 
  • Pendarahan setelah buang air besar tanpa rasa nyeri. Darah akan berwarna merah terang.
  • Benjolan tergantung di luar anus akan terasa nyeri dan sensitif. Benjolan ini biasanya akan didorong kembali setelah BAB.
  • Kotoran keluar dengan sendirinya melalui anus
  • Mengalami gatal-gatal atau iritasi, sakit dan bengkak di sekitar anus
  • Keluarnya lendir setelah BAB
Wasir internal adalah pembengkakan kecil pada pembuluh darah yang ada di bagian atas kanal anus atau di dinding dalam rektum. Di bagian ini saraf untuk rangsang nyeri sedikit, sehingga penderita penderita wasir biasanya tidak akan menyadarinya. Tapi bisa juga pembuluh yang membengkak besar hingga menonjol keluar dari anus. Jika sampai keluar dari anus dan ditekan otot kanal anus, kondisi ini bisa sangat menyakitkan. terlebih apabila aliran darah menuju wasir terhenti.

Wasir eksternal adalah hemoroid yang muncul di bagian bawah kanal anus, dekat lubang anus. Di area ini, saraf untuk rangsang nyeri cukup banyak. Wasir ini terasa gatal juga bisa berdarah dan menggumpal dibawah kulit yang menyebabkan benjolan yang keras dan menyakitkan.

Klasifikasi Wasir

Wasir bisa digolongkan lebih jauh lagi tergantung kepada ukuran dan tingkat keparahannya:
  • Tingkat satu: pembengkakan kecil yang muncul di dalam dinding anus dan tidak terlihat di luar anus.
  • Tingkat kedua: pembengkakan lebih besar yang keluar dari anus saat Anda buang air besar dan masuk kembali dengan sendiri saat sudah selesai buang air.
  • Tingkat ketiga: satu atau lebih benjolan kecil yang menggantung dari anus dan bisa didorong untuk masuk kembali.
  • Tingkat keempat: benjolan besar yang menggantung dari anus dan tidak bisa didorong kembali.
    Jika Anda mengalami gejala wasir yang parah, konsultasikan kepada dokter. Pemeriksaan pendarahan rektum harus dilakukan ketika terjadi. Ini bertujuan agar dokter bisa mengetahui kemungkinan kondisi yang lebih serius.

    Penyebab Wasir

    Penyebab sebenarnya dari wasir atau hemoroid masih belum dapat dipastikan. Tapi pada kebanyakan kasus yang ada diperkirakan ada kaitan kuat dengan meningkatnya tekanan dalam aliran darah di dalam atau di sekitar anus. Tekanan inilah yang menyebabkan pembuluh darah pada bokong membengkak mengalami peradangan

    Orang-orang yang beresiko terkena wasir
    Ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan resiko anda terkena wasir
    • Penyakit konstipasi yang berkelanjutan karena kekurangan serat
    • Obesitas
    • Melakukan anal seks
    • Diare yang berkepanjangan
    • Riwayat kesehatan keluarga menjadikan anda lebih beresiko menderita wasir
    • Terlalu sering duduk dalam waktu yang lama
    • Batuk dan muntah yang berkelanjutan
    • Sering mengangkat berat
    • Kehamila
    • Bertambahnya usia

    Cara Pengobatan 

    Seringkali wasir menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari tapi ada banyak pengobatan untuk mengurangi hal yang membuat rasa tidak nyaman yang muncul. Membuat perubahan pola makan sederhana dan tidak mengejan saat buang air besar, biasanya disarankan oleh dokter sebagai perawatan awal.

    Terkadang diperlukan perawatan yang lebih invasif. Perawatan ini tergantung kepada letak wasir. Apakah wasir berada di atas, di bawah atau di garis dentate. Garis dentate adalah garis batas pada dinding kanal anus yang memisahkan area yang mampu merasakan rasa sakit dari area yang tidak mampu merasakanya. Pengobatan wasir tanpa operasi pada hemoroid akan sangat menyakitkan jika hemoroid tumbuh pada garis dentate. Dikarenakan saraf pada area tersebut dapat medeteksi rasa sakit. Jika seperti ini, operasi wasir akan sangat dianjurkan.
    Perubahan Pola Makan dan Mawas Diri
    Apabila wasir disebabkan oleh konstipasi, anda harus berusaha agar tinja menjadi lunak dan anda bisa buang air besar secara teratur. Yang bertujuan agar anda tidak mengejan saat membuang air besar. Untuk melakukan itu anda bisa meningkatkan asupan serat yang bagus seperti roti biji-bijian, sereal dan sayuran.

    Anda juga harus minum banyak air dan menghindari konsumsi minuman berkafein seprti teh, kopi dan soda. Beberapa saran sebelum sesaat akan ke toilet.
    • Tepuk pelan-pelan area pantat
    • Setelah buang air besar bersihkan area pantat dengan tisu yang lembut atau gunakan tisu bayi
    • Hindari mengejan saat buang air
    Berbagai Jenis Pengobatan Yang Dianjurkan
    Berbagai macam krim, salep, dan obat suppositoria tersedia di toko obat tanpa memerlukan resep dokter. Suppositoria adalah jenis obat-obatan yang dimasukkan langsung ke dalam anus. Obat-obatan sejenis ini bisa dipakai untuk meredakan pembengkakan atau ketidaknyamanan yang dirasakan pasien.
    Jangan menggunakan obat-obatan di atas lebih dari satu minggu, kecuali dokter yang menganjurkannya. Produk-produk ini bisa menimbulkan efek samping seperti ruam dan inflamasi. Segala jenis pengobatan harus digabungkan dengan pola makan yang bagus serta tetap mawas diri. Tidak ada bukti tentang pengobatan mana yang lebih efektif. Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang produk yang cocok untuk Anda.
    Jangan lupa untuk membaca panduan penggunaan pada tiap obat sebelum memakai atau mengonsumsinya. Tidak dianjurkan memakai lebih dari satu produk obat-obatan secara bersamaan.
    Penanganan Hemoroid Tanpa Operasi
    Apabila perubahan pola makan dan pengobatan tidak memberikan hasil, dokter akan merujuk kepada dokter spesialis. Dokter spesialis bisa memastikan apakah anda mederita wasir dan disarankan penangan yang tepat. Apabila wasir ditemukan berada di atas garis dentate, prosedur tanpa operasi seperti pengikatan atau skleroterapi akan disarankan.
    Pengikatan Wasir
    Ini melibatkan tali yang elastis dengan kuat pada dasar dari wasir untuk memotong aliran darah. Tanpa aliran darah hemoroid akan terlepas setelah seminggu menjalani perawatan ini. Proses pengikatanya prosedur harian. Proses ini tidak memerlukan pembiusan dan pasien bisa kembali beraktivitas normal. Rasa tidak nyaman dan nyeri mungkin akan muncul selama satu atau dua hari. Obat pereda rasa sakit biasa cukp efektif.

    Mungkin anda tidak menyadari ketika wasir sudah terlepas. Biasanya akan terlepas saat ada buang air besar. Jika anda melihat adanya lendir pada tujuh hari setelah pengikatan, berarti wasir sudah terlepas. Setelah melakukan pengikatan akan ada seikit darah pada tisu toilet itu hal yang wajar. tapi apabila mengeluarkan banyak darah berwarna merah terang atau gumpalan darah segeralah pergi ke UGD terdekat.
    Tukak atau luka bisa saja muncul pada lokasi pengikatan. Tukak biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan. Untuk tahu lebih banyak, konsultasikan kepada dokter.
    Dengan Suntikan Skleroterapi
    Penanganan Skleroterapi mungkin digunakan sebagai pengganti pengikat wasir. Pada proses skleroterapi larutan kimia disuntikkan ke dalam pembuluh darah pada anus. Suntuikan ini akan menghilangkan rasa sakit yang membuat jaringan wasir menjadi mati rasa. Suntikan ini membuat jaringan wasir mengeras. Setelah proses penyuntikan hindari olahraga yang melelahkan sepanjang hari. Anda mungkin merasakan rasa nyeri sementara atau sedikit mengalami pendarahan. Anda harusnya bisa melakukan aktivitas normal, termasuk bekerja, sehari setelah suntikan skleroterapi.

    Sabtu, 22 April 2017

    Mengetahui Tentang Penyakit Alzheimer

    Kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat yang biasa dikenal dengan Alzheimer yaitu penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.
    Pada awalnya seseorang yang terkena penyakit Alzheimer biasanya akan terlihat mudah lupa, seperti lupa nama benda atau tempat lupa mengenai kejadia-kejadian yang belum lama terlewati, dan lupa tentang isi percakapan yang belum lama dibicarakan bersama teman atau orang lain.

    Penderita Alzheimer kemudian akan kesulitan melakukan perencanaan seiring dengan perkembangan waktu. Kesulitan bicara atau menuangkan sesuatu ke dalam bahasa, sulit untuk membuat keputusan, kerap terlihat bingung, mengalami gangguan kecemasan dan penurunan suasana hati, tersesat pada tempat yang tidak asing, mudah curiga, agresif dan penuntut. Jika dalam kondisi yang para penderita Alzheimer bisa mengalami delusi dan halusinasi, serta tidak mampu melakukan aktivitas atau bahakan tidak mampu bergerak tanpa dibantu orang lain.

    Faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit Alzheimer salah satunya adalah gaya hidup yang tidak sehat, berjenis kelamin wanita, memiliki usia diatas 65 tahun, memiliki darah keturunan yang sakit Alzheimer, memiliki riwayat penyakit jantung dan pernah mengalami luka berat di kepala.

    Diagnosis dan pengobatan penyakit Alzheimer

    Penting bagi dokter dalam mendiagnosis penyakit Alzheimer untuk menanyakan gejala apa yang dialami pasien. Apakah pasien sering lupa, mengalami perubahan perilaku, Sering kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari dan bicara tidak jelas adalah hal yang akan ditanyakan dokter ketika akan mediagnosis penyakit Alzheimer. Melalui CT scan atau MRI mungkin akan ditawarkan oleh dokter untuk melihat adanya perubahan signifikan di dalam otak apabila pasien dicurigai menderita Alzheimer.

    Pengobatan penyakit Alzheimer dalam kasus ini bertujuan untuk memperlambat perkembangan gejalanya saja karena penyakit ini belum bisa disembuhkan. Selain dengan diberikannya obat-obatan penganannya melaui stimulasi kognitif juga harus diterapkan guna memperbaiki ingatan penderita, memulihkan kemampuannya dalam bercakap dan memecahkan masalah serta dapat membantunya memperbaiki kemampuan bercakap.

    Pengidap Alzheimer pada umumnya setelah gejala muncul hidup sekitar 8-10 tahun setelah gejala muncul, namun ada juga beberapa penderita lain yang bisa hidup lebih lama dari itu. meski pengidap Alzheimer belum ada obatnya bentuk-bentuk penangan yang ada saat ini bertujuan untuk memperlambat perkembangan kondisi serta meredakan gejala-gejalanya.

    Sebab itu, segeralah konsultasikan dengan dokter apabila anda sudah mengalami perubahan atau anda khawatir mengidap demensia. Alzheimer yang dapat terdiagnosis sejak dini memberikan anda lebih banyak waktu untuk melakukan persiapan serta perencanaan untuk masa depan. Di lain itu anda akan mendapatkan penganan medis yang lebih cepat agar bisa dimanfaatkan.

    Penyakit Alzheimer bisa dicegah dengan berbagai cara, beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah penyakit Alzheimer di antaranya dengan menurunkan resiko terkena penyakit jantung menjaga berat badan tetap sehat, mengonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, berhenti merokok, menjaga rutin otak agar tetap aktif bekerja serta rajin konsultasikan diri ke dokter.


    Gejala-Gejala Alzheimer

    Perkembangan gejala penyakit Alzheimer dibagi menjadi tiga tahap, iaitu tahap pertama, tahap pertengahan dan tahap terakhir. Gejalanya Alzheimer umumnya akan sulit dikenali karena kemungkinan penderita akan mengira penurunan daya ingat sebagai hal yang lumrah seiring efek perkembangan usia. Akan tetapi ketika gejala memasuki tahap lebih lanjut dampak signifikan akan mulai nampak pada diri dan perilaku penderita.

    Berkembangnya gejala penyakit Alzheimer memiliki tingkat kecepatan yang berbeda-beda pada tiap penderita, umumnya gejala akan berkembang secara perlahan-lahan selama beberapa tahun kedepan.
    Contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer di tahap awal yang bisa menjadi tanda peringatan bagi anda, Berikut simaknya.
    • Lupa dengan nama benda atau tempat.
    • Lupa dengan kejadian-kejadian yang belum lama dialami
    • Lupa dengan hal-hal yang belum lama dibicarakan dengan orang lain
    • Kerap tersesat di tempat atau daerah yang seharusnya sudah familiar
    • Salah meletakan barang (sebagai contoh meletakan baju di dalam lemari pendingin)
    • Suka lupa menggunakan suatu barang
    • Kesulitan dalam menulis
    • Sering mengulang pertanyaan yang sama
    • Kesulitan merangkai kata-kata dalam berkomunikasi
    • Terlihat kurang berenergi dan tidak antusias
    • Tampak seperti mengalami depresi
    • Enggan beradaptasi dengan perubahan
    • Tidak ingin melakukan hal-hal yang baru
    • Tidak minat lagi dengan kegiatan yang sebelumnya disukai
    • Waktu lebih banyak habis untuk menonton TV dan tidur daripada mengobrol dengan keluarga atau bersosialisasi.
    • Sulit membuat keputusan
    Ketika memasuki tahap pertengahan, tingkat keparahan gejala penyakit Alzheimer yang sudah ada sebelumnya akan meningkat. Biasanya penderita yang sudah memasuki tahap ini perlu diberi perhatian ekstra dan mulai dibantu di dalam aktivitas kesehariannya, misalnya mandi, menggunakan toilet, berpakaian, dan makan. Berikut ini adalah contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap menengah.

    Ketika sudah akan memasuki tahap pertengahan, tingkat keparahan gejala penyakit Alzheimer yang sudagh ada sebelumnya akan meningkat. Biasanya penderita yang sudah memasuki tahap ini membutuhkan perhatian ekstra dan mulai dibantu di dalam aktivitas kesehariannya. Contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahp ini:
    • Sulit mengingat nama anggota keluarga sendiri atgau teman
    • Disorientasi dan meningkatnya rasa bingung
    • Bermasalah dalam hal berkomunikasi
    • Perubahan suasana hati yang makin sering terjadi
    • Gelisah, Frustasi, Cemas dan Depresi.
    • Penglihatan terganggu terkadang
    • Mulai berhalusinasi dan delusi
    Setelah gejala melewati fase pertengahan dan masuk ke tahap akhir, penderita penyakit Alzheimer akan membutuhkan pengawasan dan bantuan secara total dari orang lain dalam hari-hari mereka. Tidak hanya penderita yang merasa sangat tertekan, tapi dapat juga dirasakan oleh orang-orang di sekitar mereka juga. Contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap akhir adalah:

    Fase paling kritis dalam penyakit Alzheimer pada tahap akhir, penderita penyakit Alzheimer akan membutuhkan pengawasan dan bantuan secara total dari orang lain dalam hari-hari mereka. Tidak hanya penderita yang merasa sangat tertekan, tapi dapat juga dirasakan oleh orang-orang di sekitar mereka juga. Berikut contoh gejala pada tahap akhir penyakit Alzheimer:
    • Daya ingat semakin menurun
    • Kesulitan berkomunikasi dengan orang lain
    • Tidak bisa berkomunikasi dengan orang asing
    • Menderita penyakit infeksi
    • Berlaku kasar
    • Berat badan menurun secara signifikan
    • Tidak peduli akan kebersihan tubuhnya
    • Tidak mampu makan sendiri
    • Kesulitan menelan
    Bersegeralah konsultasikan ke dokter apabila penyakit Alzheimer meningkat secara signifikan atau jika anda sendiri khawatir dengan penurunan daya ingat yang dirasakan.

    Pencegahan Alzheimer

    Pada umumnya, orang-orang yang pikiran dan fisiknya selalu aktif serta mereka yang suka bersosialisai tidak akan mudah terkena penyakit Alzheimer. Karena itu lakukanlah hal-hal menyenangkan yang dapat menstimulasi gerak tubuh dan pikiran anda. Misalnya dengan bermain musik, bermain yang dapat menstimulasi otak, menulis, membaca, belajar bahasa asing, berolahraga.

    Penyakit jantung sering diakitkan dengan resiko mengidap penyakit alzheimer. Jika seseorang memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung, maka dirinya pun lebih rentan terkena penyakit Alzheimer. Karena itu, lakukanlah beberapa langkah berikut ini agar jantung tetap sehat dan terhindar dari resiko terkena penyakit Alzheimer.
    • Konsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, kadar lemak dan kolesterolnya rendah
    • Stop merokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol
    • Jika menderita stroke, diabetes, hipertensi atau kolesterol tinggi, teraturlah dalam mengonsumsi obat resep dokter
    • Jika anda mengalami obesitas, usahalah untuk menurunkan berat badan secara aman
    • Selalu rutin memeriksa tekanan darah
    • Olahraga rutin minimal 2,5 jam per minggu.

    Penyebab Alzheimer

    Sampai saat ini penyebab pasti penyakit Alzheimer belum diketahui secara pasti. Tapi para ahli yang melakukan penelitian mengemukakan bahwa di dalam otak penderita terjadi pengendapan protein beta-amyloid dan kekusutan neurofibril yang kusut akan merusak dan mematikan sel-sel otak sehingga akhirnya membuat ukuran otak menyusut saat proses tersebut berjalan, gejala akan tampak pada penderita yaitu berupa daya ingat berkurang perubahan suasana hati.
    Berikut ini sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Alzheimer.
    Beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit Alzheimer.
    • Umur
    • Berjenis kelamin wanita
    • Pernah mengalami cedera parah pada bagian kepala
    • Genetik
    • Mengidap sindrom down
    Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit Alzheimer selain faktor-faktor diatas. Karena itu, harap waspada jika anda sering terpapar asap rokok, jarang berolahraga, menderita kolesterol.

    Cara Pengobatan

    Sampai saat ini Alzheimer masih belum dapat disembuhkan secara total. Cara penganannya saat ini hanya bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat tumbuhnya penyakit, membuat pengidap dapat hidup mandiri.

    Banyak berbagai jenis obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk penyakit Alzheimer antara lain rivastigmine, galantamine, donepezil dan memantine. Obat ini mampu meredakan gejala demensia dengan cara meningkatkan kadar zat tertentu di dalam otak. 
    Biasa digunakan untuk menangani penyakit Alzheimer dengan tingkat gejala awal hingga menengah. Rivastigne, Galantamine dan Donepezil termasuk kelompok yang mampu mencegah penurunan zat yang berperan dalam kemampuan belajar dan daya ingat otak). Sedangkan Memantine biasanya diresepkan bagi penderita Alzheimer dengan gejala tahap menengah.
      Selain melalui obat-obatan, pengobatan psikologis juga dapat diterapkan untuk menangani penyakit Alzheimer.

      Bukan hanya melalui obat-obatan, terapi psiklogis juga dapat diterapkan untuk menangani penyakit Alzheimer.
      • Stimulasi kognitif. Metode ini bertujuan meningkatkan daya ingat kemampuan berkomunikasi dan kemampuan dalam memecahkan masalah
      • Terapi relaksasi dan terapi perilaku kognitif. Metode seperti bertujuan mengurangi halusinasi dan kemampuan dalam memecahkan masalah.
      Apabila pengidap atau memiliki keluarga yang menderita penyakit ini lakukanlah cara ini untuk mencegahnya di rumah.

      • Buatlah catatan mengenai hal-hal yang ingn anda lakukan dan tempel catatan tersebut di pintu kulkas dekat televisi atau dimanapun yang mudah nampak.
      • Simpan kunci di tempat yang biasanya anda ingat dan mudah terlihat.
      • Kurangi jumlah cermin karena dapat membingungkan pengidap bahkan ketakutan
      • Atur perabotan rumah secara rapih

      Kamis, 20 April 2017

      Penejelasan Mengenai Alergi Secara Luas

      Banyak orang bertanya-tanya mengenai hal yang menyebabakan alergi. Apakah alergi itu? Alergi adalah sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya bagi tubuh walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Namun bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

      Pemici substansti alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Alergen tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh, beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan dari serangga, tungau debu, bulu hewan dll.
      Saat tubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali kontak dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh (histamin) dan menyebabkan gejala-gejala alergi.


      Ada beberapa gejala alergi yang umum terjadi, antara lain:
      • Bersin-bersin
      • Sesak napas
      • Hidung beringus
      • Terjadi pembengkakan dibagian tubuh yang berpapasan dengan alergen, misalnya wajah, mulut dan lidah.
      • Gatal dan merah pada mata
      • Mata merah, berair
      • Sakit perut, muntah-muntah atau diare
      Cara paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari substansi pemicunya atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul ada beberapa obat anti alergi yang bisa membantu.

      Gejala reaksi alergi biasanya muncul beberapa menit setelah kontak dengan alergen. Gejala ini juga dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa jam. Gejala-gejala alergi yang kita alami umumnya tergantung kepada jenis alergen dan cara kita melakukan kontak dengan alergen. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan menyebabkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan menyebabkan gejala pada sistem pernapasan.

      • Karena Gigitan atau Sengatan Serangga
      • Terkena Substansi Dari Udara
      • Alergi Terhadap Makanan
      • Tidak Cocok Dengan Beberapa Obat

      Selain gejala-gejala di atas, alergi juga dapat muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, shampoo, parfum, atau bahan alami (latex). Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis atopik. Dermatitis atopik menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan dan bersisik.

      Jika pernah merasakan gejala-gejala di atas, Anda sebaiknya mencari tahu penyebabnya agar dapat didiskusikan dengan dokter sehingga alergi anda dapat ditangani.

      Mengetahui Gejala Anafilaksis

      • Pusing
      • Sesak nafas yang parah
      • Mual-mual
      • Muntah
      • Ruam pada kulit
      • Denyut nadi yang cepat tapi lemah
      • Kulit dan bibir berwarna biru
      • Pingsan

      Hal-hal yang menyebabkan alergi dan diagnosisnya
      • Gigitan serangga contohnya terkena sengatan lebah
      • Tidak ada kecocokan dengan makanan tertentu seperti kacang-kacangan dan sea food.
      • Terkena paparan udara adanya tungau debu atu serbuk sari dan bulu-bulu hewan yang bertebangan.
      • Obat-obatan yang tidak pas.
      • Alergen yang bersentuhan dengan kulit secara langsung.

      Diagnosis Alergi

      Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafilaksis. Jika mengalami anafilaksis, anda membutuhkan penganan medis darurat.
      Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak di bagian dada, sesak napas, serta reaksi alergi yang parah (anafilaksis).

      Jika Anda memiliki alergi terhadap substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami biasanya adalah bersin-bersin. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang memicu kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, dan bengkak juga dapat muncul.
      Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan atau wajah juga bisa terjadi. Selain itu alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut serta diare.

      Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anakfilaksis. Beberapa alergi terkadang dapat menyebabkan reaksi yang parah dan berakibat fatal iaitu anafilaksis.
      Reaksi ini umumnya akan terjadi pada seluruh tubuh dan menyebar dengan sangat cepat. Gejala-gejala anafilaksis antara lain.

      Penderita anafilaksis membutuhkan penangan medis darurat, reaksi anafilaksis dapat ditangani dengan suntikan atau obat epinefrin.

      Penyebab substansi alergi atau alergen biasanya tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan gejala alergi pada orang lain. Beberapa jenis alergi yang umumnya dapat menimbulkan alergi.
        Reaksi alergi muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen yang dianggapnya berbahaya, walau sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Saat kontak antara tubuh dan alergen kembali terjadi, tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE. Kemudian IgE akan memicu pelepasan zat-zat kimia alami seperti histamin yang menyebabkan gejala-gejala alergi.
        Risiko seseorang untuk mengalami alergi juga dapat meningkat karena faktor keturunan serta lingkungan. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak. Jika ayah atau ibu Anda memiliki alergi tertentu, anak juga berisiko tinggi memiliki alergi, meski jenis alerginya tidak selalu sama.

        Faktor lingkungan juga dapat memengaruhi risiko alergi. Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama dan sering seseorang terpajan alergen tertentu maka risikonya untuk memiliki alergi akan makin tinggi. Hal lain yang dapat menjurus pada alergi adalah merokok, polusi, infeksi, dan hormon. 

        Pada tahap awal, dokter akan menanyakan detail gejala, frekuensi serta waktu kemunculan, dan pemicu alergi yang Anda alami. Dokter juga akan memeriksa bagian tubuh yang terkena dampak alergi. Jika alergen Anda belum diketahui dengan pasti lewat pemeriksaan awal, dokter biasanya akan menganjurkan beberapa tes untuk evaluasi lebih lanjut. 

        Tes tempel (patch test) merupakan salah satu tes untuk mendiagnosa alergi yang cukup aman dan tidak bersifat invasif. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan pada tempat tertentu, lalu ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel digunakan untuk mengevaluasi dermatitis kontak.

        Pada tes tusuk kulit, kulit pasien akan ditetesi cairan alergen yang umum lalu ditusuk secara halus dan pelan-pelan dengan jarum untuk melihat reaksinya. Jika pasien mengalami alergi terhadap substansi tersebut, benjolan merah dan gatal akan muncul di kulit dalam waktu 15 menit.

        Tes tusuk kulit ini biasanya digunakan untuk memeriksa jenis alergi pada makanan dan obat-obatan tertentu, alergen di udara, serta racun dari serangga. Tes ini termasuk aman dan dapat digunakan pada semua orang. Selain tes tusuk kulit, tes tempel juga bisa dilakukan. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan pada tempat tertentu, misalnya plester, lalu ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel digunakan untuk mengevaluasi dermatitis kontak.

        Jenis tes darah yang digunakan adalah radioallergosorbent tests (RAST) yang akan mengukur kadar jenis IgE tertentu dalam darah. Tes darah mungkin dianjurkan bersamaan dengan atau untuk menggantikan tes tusuk kulit.

        Selain memeriksakan diri ke dokter, Anda juga dapat mengevaluasi pemicu alergi yang Anda atau anak Anda alami dengan memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi alergi yang ditimbulkannya terhadap tubuh. Jika alergi Anda dicurigai sebagai alergi makanan, maka tes lain yang dianjurkan adalah tes eliminasi. Tes ini dilakukan dengan menghindari jenis makanan yang diduga menjadi alergen untuk melihat perbedaan reaksi dari gejala yang dialami. Lalu jenis makanan yang sama dicoba kembali setelah beberapa minggu untuk menantikan reaksi berikutnya. Dalam beberapa kasus, dilakukan juga tes tantangan makanan untuk melihat reaksi penderita dengan pengawasan ketat dari dokter. Selama tes ini, alergen diberikan  pada penderita secara bertahap. Meski berisiko mengalami reaksi alergi yang parah, cara ini termasuk paling akurat dalam menentukan alergi makanan.

        Selain memeriksakan diri ke dokter, Anda juga dapat mengevaluasi pemicu alergi yang Anda atau anak Anda alami dengan memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi alergi yang ditimbulkannya terhadap tubuh.


        Cara mengatasi dan mengantisipasi Alergi

        Selain untuk menghindari alergen, penanganan medis alergi dengan obat juga bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala alergi yang muncul. Banyak orang belum mengetahui jenis penyembuhannya dan barang yang digunakan. Jenis obat-obatan untuk alergi adalah:
        Antihistamin
        Obat ini bekerja dengan menghambat efek senyawa histamin dalam alergi. Antihistamin dapat digunakan dalam bentuk tablet, krim, cair, tetes mata, atau semprot hidung, tergantung dari area yang terkena alergi. Beberapa jenis antihistamin akan menimbulkan rasa kantuk setelah dikonsumsi. Maka dari itu hindari mengonsumsi antihistamin yang menyebabkan kantuk sesaat sebelum mengemudikan kendaraan atau mesin.
        Obat semprot kortikosteroid
        Obat ini efektif untuk menangani peradangan pada kasus alergi. Obat steroid ini bisa didapat dalam bentuk semprot hidung, tetes mata, krim, inhaler, dan tablet.  Efek samping yang ditimbulkan lebih sedikit dibandingkan kortikosteroid dalam bentuk tablet, karena hanya bekerja di satu area tertentu dan sedikit yang terserap tubuh.
        Dekongestan
        Selain tablet dan kapsul, obat ini juga tersedia dalam bentuk obat tetes atau semprot hidung. Dekongestan berguna untuk membantu melegakan hidung tersumbat. Obat ini hanya dianjurkan untuk pemakaian jangka pendek (kurang dari satu minggu).
        Penghambat leukotriena
        Leukotriena adalah senyawa yang dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan saat terjadi reaksi alergi. Obat ini berfungsi untuk menghambat efek leukotrien. Obat ini dapat digunakan dalam bentuk tablet.
        Jika menderita alergi yang parah atau yang tidak bisa disembuhkan dengan pengobatan lain, dokter dapat menganjurkan imunoterapi alergen (desentilisastion). Dalam terapi ini, dosis alergen dalam jumlah kecil diberikan pada pasien melalui suntikan, tetesan (drop) atau tablet yang ditaruh di baawh lidah. pemberian alergen ini dilakukan selama beberapa tahun. Tujuannya adalah membiasakan tubuh dengan alergen tersebut sehingga tidak bereaksi berlebihan. Meski tidak menyembuhkan secara total, ini akan membuat gejala alergi semakin ringan.

        Penanganan Untuk Anafilaksis, Jika alergi anda memiliki kemungkinan untuk menyebabkan serangan anafilaksis, anda dianjurkan untuk selalu membawa suntikan epinerfin yang diresepkan dokter dan gunakan suntikan tersebut dalam keadaan darurat. Anda juga bisa mengenakan gelang atau kalung penanda alergi jika memungkinkan supaya jika anafilaksis terjadi, orang-orang disekitar akan tahu penyebabnya dan bertindak secepat mungkin.

        Jenis-jenis pencegahan Alergi

        Pencegahan alergi tergantung pada alergennya. Yang efektif dalam hal pencegahan alergi dengan menghindari pemicunya. Namun tidak semua pemicu alergi dapat dihindari dengan mudah seperti tungau debu, hewan piaraan atau makanan. Beberapasaran berikut ini dapat membantu mencegah alergi.

        Alergi tergantung pada alergen dan pencegahannya
        • Dengan mengoleskan lotion penolak serangga saat sedang diluar ruangan dan gunakanlah pakaian tertutup
        • Kurangi parfum yang bisa menarik perhatian serangga.
        • Manfaatkan masker saat akan keluar rumah
        • Jaga kebersihan rumah terutama ruangan yang sering digunakan agar tidak ada tungau debu.
        • Jangan gunakan kemoceng, alergen dapat tersebar
        • Gunakan alat penyedot debu atau cairan pembersih untuk membersihkan perabotan
        • Buka jendela atau pintu udara agar sirkulasi lancar sehingga ruangan tidak lembab
        • Tempatkan hewan peliharaan di luar rumah 
        • Hindari menjemur pakaian di dalam rumah
        Mencegah Anafilaksis adalah yang mutlak dilakukan bagi setiap orang, jika alergi kambuh dan tidak diobati waspadailah diri anda, karena anda beresiko kehilangan kesadaran atau bahkan kematian. Anda disarankan untuk selalu membawa dua dosis suntikan epinerfin agar bisa langsung dipakai jika serangan anafilaksis terjadi.