Rabu, 17 Mei 2017

Penyakit Katarak

Katarak ialah bagian transparan di belakang pupil titik hitam di tengah bagian mata yang gelap yang memiliki fungsi untuk membuat fokus cahaya pada bagian lapisan mata. Dengan adanya katarak, kejernihan lensa mata akan berkurang dan cahaya yang masuk ke mata akan terhalang, berjalannya waktu usia pun akan bertambah umumnya lensa mata perlahan akan menjadi keruh dan berkabut, jadi katarak adalah penyakit yang biasa terjadi seraya kita bertambahnya usia, banyak penderita yang pada akhirnya harus diselesaikan dengan cara operasi untuk merubah lensa yang rusak dengan lensa buatan.

Gejala Katarak
Pada umumnya penyakit ini akan menyerang pada kedua bola mata penderita dengan status level yang juga akan berbeda-beda dan tidak bersamaan secara langusung. Penyakit ini dapat berkembang selama tahunan dan tanpa terasa oleh para penderitanya. Penyakit ini tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi, namun biasanya penderita hanya akan mengalami pandangan yang samar-samar atau buram. Kemudia akan muncul bintik dan bercak saat penglihatannya kurang jelas. Dalam situasi yang seperti ini akan mempengaruhi penglihatan anda dengan cara seperti mata sensitif ketika terkena cahaya menyilaukan, sulit melihat saat cahaya remang-remang, semua menjadi terlihat double atau ganda, ukuran lensa kacamata yang sering berubah, Di sekeliling cahaya terang seperti ada lingkaran cahaya, warna yang terlihat memudar atau menjadi tidak jelas.
Konsultasikanlah dengan optisien (ahli lensa kacamata) jika terdapat perubahan mendadak pada penglihatan Anda. Optisien akan memeriksa mata dengan oftalmoskop. Alat ini akan memperjelas tampilan mata dan mengeluarkan cahaya terang sehingga optisien dapat melihat bagian dalam mata, termasuk kondisi lensa mata Anda.
Apabila terdapat katarak, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata yang dapat memberikan diagnosis dan merencanakan proses pengobatan Anda.

Penyebab Katarak

Katarak belum dapat diketahui secara pasti penyebabnya, namun berjalannya waktu protein yang membentuk lensa mata akan berubah, termasuk kandungan airnya. Inilah yang memungkinkan lensa mata yang pada awalnya bening berubah menjadi keruh. Sampai saat ini alasan dibalik proses penuaan yang bisa berujung pada perubahan protein di lensa mata belum diketahui, walaupun demikian beberapa faktor yang akan memperparah resiko anda terkena katarak yaitu, mata yang terpapar sinar matahari untuk waktu yang lama, konsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi untuk waktu lama, pernah menjalani operasi mata, pernah mengalami operasi mata, pernah mengalami cedera pada mata, merokok.

Pengobatan Katarak

Kacamata dan lampu yang lebih terang mungkin bisa membantu katarak yang ringan. Meski demikian, katarak akan berkembang seiring waktu dan akhirnya penderita akan membutuhkan operasi.
Satu-satunya langkah pengobatan yang terbukti paling efektif adalah operasi. Efek penyembuhan dari operasi akan sangat signifikan, terutama bagi penderita dengan kondisi katarak yang sudah menghambat kegiatan sehari-hari.
Dalam operasi katarak, lensa yang keruh akan diangkat dan digantikan dengan lensa plastik bening. Operasi tersebut biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal agar mata Anda menjadi mati rasa.
Usai operasi, dokter umumnya akan menganjurkan penggunaan dua jenis obat tetes mata. Obat tetes yang mengandung antibiotik untuk mencegah infeksi dan yang mengandung steroid guna mengurangi pembengkakan.
Di samping penggunaan obat tetes mata, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari selama masa pemulihan. Hal ini dilakukan guna mencegah infeksi maupun komplikasi. Aktivitas-aktivitas yang harus dijauhi tersebut meliputi menggosok mata, berenang, aktivitas fisik yang berat (seperti menggendong anak atau menggeser perabotan), serta menggunakan kosmetik pada mata (misalnya, eyeliner atau eyeshadow). Anda juga perlu berhati-hati menjaga kebersihan mata saat berada di tempat yang berangin dan berdebu serta saat keramas.
Meski pemulihan dari operasi akan membutuhkan beberapa waktu (dari beberapa hari hingga minggu), hampir semua orang yang menjalaninya akan merasakan peningkatan pada penglihatan mereka. Penderita biasanya bisa kembali melakukan rutinitas secara normal dalam waktu dua minggu setelah operasi.
Pemakaian kacamata juga mungkin akan diperlukan untuk membantu penglihatan jauh atau dekat. Sama halnya jika Anda telah berkacamata, ukuran lensa bisa berubah. Disarankan untuk menunggu pemulihan sampai selesai sebelum membuat kacamata baru.

Pengobatan Menggunakan Produk
Produk yang dianjurkan dalam mengatasi katarak yaitu dengan menggunakan Teh Murbei dan Madu Royal Jelly Jambi yang dikonsumsi secara rutin setiap harinya tiga kali sehari, kurangi makan daging, cabe dan nasi, dianjurkan bagi para penderita agar mampu mengelola emosi dan kekhawatiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar