Penyakit yang menyebabkan kelenjar parotid dikenal dengan gondongan, penderitanya akan mengalami pembengkakan oleh virus karena infeksi. Kelenjar ini terletak dibawah telinga sehingga penderita yang mengidap gondongan akan menglami pemebekakan di bagian sisi wajahnya. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang menular, disebabkan dari virus keluarga paramyxovirus yang hampir mirip penyebarannya seperti virus flu.
Peluang penyebaran virus ini juga dapat terjadi secara tidak langsung sebagai contohnya apabila penderita gondongan menyentuh mulut atau hidungnya yang tangannya telah tercemar virus ini. Virus gondongan akan masuk ke saluran pernapasan dan selanjutnya menuju kelenjar parotid untuk berkembang biak dan berinkubasi selama empat belas hingga dua puluh lima hari.
Gondongan akan mengalami gejalanya apabila setelah virus gondongan berinkubasi. Selain pembangkak dibagian sisi wajah gejala juga dapat terjadi seperti nyeri sendi, demam tinggi, mulut kering,nyeri perut, hilangnya nafsu makan, lelah dan sakit kepala. Gejala-gejala tersebut sering kali terasa sebelum pembengkakan kelenjar parotid terjadi dan ketika sudah terjadi pembengkakan, biasanya penderita akan kesulitan menelan dan merasakan nyeri pada sisi wajah.
Walaupun penyakit ini tidak termasuk penyakit yang dikategorikan berbahaya namun penderita perlu konsultasikannya ke dokter untuk didiagnosis. Biasa dokter akan memeriksa apakah memang penyebab sakit gondongan ini karena adanya gejala yang lain seperti radang amandel dan demam kelenjar. Diagnosis biasanya didapat dokter setelah mengecek suhu tubuh pasien, melihat dan menyentuh pembengkakan pada sisi wajah, dan setelah melakukan pemeriksaan mulut untuk melihat kondisi amandel.
Sampai saat ini pengobatan yang bisa dilakukan belum ada yang bisa mengatasinya, dikarenakan kesembuhan bisa apabila sistem kekebala tubuh sudah berhasil melawan infeksi. Hindari minuman yang bisa berpotensi mengiritasi kelenjar parotid seperti jus buah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar