Rasa takut yang berlebih terhadap objek dan situasi tertentu dikenal dengan nama Fobia, biasanya ketakutan yang berlebihan ini bisa menyebabkan depresi, kecemasan, serta kepanikan yang tidak wajar. Fobia menurut jenis ketakutannya dibagi menjadi dua, fobia spesifik dan fobia kompleks. Biasanya fobia spesifik akan berkembang dimulai dari masa kanak-kanak atau remaja salah contohnya fobia terhadap hewan, fobia terhadap lingkungan, fobia seksualitas dan fobia secara fisik. Sedangkan fobia kompleks ini akan berkembang apabila sudah menginjak masa dewasa contohnya adalah fobia sosial.
Fobia akan berdampak kepada kondisi fisik selain gejala psikologi berupa rasa takut yang akan timbul diantaranya Disorientasi, Pusing, Mual, Dada terasa nyeri, Detak jantung meningkat, Sesak napas,Tubuh berkeringat, Mulut terasa kering.
Faktanya sampai saat ini penyebab secara pasti terjadinya fobia belum diketahui secara jelas. Namun ada faktor yang menyebabkan kondisi fobia ini, salah satunya trauma seperti diserang binatang, pengalaman lainnya membuat ketakutan.
Untuk dapat mendiagnosis fobia dianjurkan untuk konsultasi ke dokter, biasanya dokter akan akan menanyakan apakah selama kurang lebih enam bulan penderita mencemaskan orang lain yang menilai dirinya negatif atau penderita merasa cemas saat berada ditengah lingkungan sosial. Untuk kasus fobia spesifik biasanya penderita jarang memeriksakan diri ke dokter karena sebagian besar dari mereka menyadari apa saja objek yang mereka takuti dan berusaha menghindarinya. Oleh karena itu, kondisi ini lebih jarang mengganggu aktivitas sehari-hari penderita.
Faktanya sampai saat ini penyebab secara pasti terjadinya fobia belum diketahui secara jelas. Namun ada faktor yang menyebabkan kondisi fobia ini, salah satunya trauma seperti diserang binatang, pengalaman lainnya membuat ketakutan.
Untuk dapat mendiagnosis fobia dianjurkan untuk konsultasi ke dokter, biasanya dokter akan akan menanyakan apakah selama kurang lebih enam bulan penderita mencemaskan orang lain yang menilai dirinya negatif atau penderita merasa cemas saat berada ditengah lingkungan sosial. Untuk kasus fobia spesifik biasanya penderita jarang memeriksakan diri ke dokter karena sebagian besar dari mereka menyadari apa saja objek yang mereka takuti dan berusaha menghindarinya. Oleh karena itu, kondisi ini lebih jarang mengganggu aktivitas sehari-hari penderita.
Pengobatan fobia
Untuk menghilangkan fobia secara menyeluruh diperlukan waktu ekstra karena para penderita akan dituntut untuk melatih diri agar fobia itu bisa hilang secara perlahan. Dalam terapi kombinasi ini rasa takut pasien terhadap suetu objek situasi akan dikurangi secara perlahan-lahan dengan cara meningkatkan frekuensi paparan terhadap objek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar