Senin, 15 Mei 2017

Herpes Simpleks

Herpes merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus anggota famili Herpesviridae. Apabila seseorang menderita penyakit herpes maka akan terlihat suatu ruam atau bintil-bintil merah bernanah yang berkelompok. Virus ini biasanya menyerang bagian kulit dan selaput lendir. Penderita Herpes akan merasa sakit dan panas pada daerah yang diserang. Herpes akan kambuh kapan saja terutama saat kondisi lemah dan dalam keadaan stres berat.

Herpes Simpleks
Virus ini bisa menular melalui hubungan seksul. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simplex atau biasa disebut HSV (Herpes Simplex Virus). Herpes genital ialah infeksi pada alat kelamin yang dapat menulari pria atau wanita. HSV bisa menyebar dan menular ke dalam tubuh melalui berbagai membran mukosa yang dimaksud membran mukosa adalah jaringan lunak basa yang melapisi bagian terbuka tubuh. Membran mukosa terdapat di beberapa bagian tubuh dan bersentuhan langsung dengan kulit
Penyebab Herpes Simpleks
Penyebab herpes simpleks ialah virus herpes simplex atau biasa disebut HSV (Herpes Simplex Virus). Virus ini terbagi menjadi dua macam, tipe 1 dan tipe 2. Kedua jenis virus ini sangat mudah menular terutama melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.
Gejala Herpes Simpleks
Bagi penderita yang baru pertama kali terinfeksi herpes, mungkin tidak akan memperlihatkan adanya gejala-gejala dan sebagai akibatnya mereka tidak tahu bahwa dirinya telah terinfeksi virus ini.
Gejala-gejala Herpes Simpleks bisa berupa:
  • Sakit pada punggung bawah.
  • Merasakan sakit saat buang air kecil.
  • Luka melepuh yang kemudian pecah dan terbuka di sekitar genital, rektum, paha, dan bokong.
  • Mengalami gejala-gajala flu seperti demam, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan.
  • Luka terbuka atau melepuh pada leher rahim.
  • Pada wanita adanya cairan yang keluar dari vagina.
  • Luka yang terbuka dan terlihat merah tanpa rasa sakit, gatal, atau geli.
Pengobatan Herpes Simpleks
Untuk mengurangi gejala infeksi herpes simpleks biasanya diberikan obat-obatan antivirus seperti asiklovir, famsiklovir dan valasiklovir. Obat-obatan ini hanya berfungsi mencegah virus herpes simpleks untuk menggandakan diri, tapi tidak bisa menghilangkan virus dari tubuh secara sepenuhnya. Jadi, bisa kambuh saat daya tahan tubuh turun atau stress.
Jika gejala infeksi tidak terlalu parah, konsumsi obat antivirus mungkin tidak diperlukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala yang muncul:
  • Untuk mempercepat proses penyembuhan dan meringankan rasa sakit, tutup luka dengan es batu yang dibalut dengan kain.
  • Bersihkan daerah yang terinfeksi secara teratur.
  • Gunakan krim penghilang rasa sakit pada luka melepuh. Terutama perbanyaklah minum air mineral yang bertujuan untuk memudahkan dan meringankan rasa sakit saat buang air kecil.
  • Gunakan pakaian agak longgar untuk mengurangi rasa sakit pada luka melepuh di kulit yang terinfeksi.
Pencegahan Herpes Simpleks
Virus herpes simpleks dapat menular dari penderita tanpa gejala apa pun. Penderita herpes simpleks disarankan untuk tidak berhubungan seksual ketika sedang memiliki luka terbuka. Penggunaan kondom dapat melindungi diri dan pasangan. Tapi perlu diingat, kondom hanya menutupi penis saja. HSV dapat menular melalui kontak dengan bagian tubuh lain seperti mulut saat seks oral atau anus saat seks anal.

Jika merasa berisiko terinfeksi HSV, segeralah lakukan tes untuk memastikan diagnosis. Pencegahan sederhana untuk menghindari risiko penularan dengan tidak berbagi handuk atau pun pakaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar