Senin, 29 Mei 2017

Gagal Jantung

Kondisi dimana otot jantung menjadi sangat lemah yang mengakibatkan jantung tidak dapat memompa darah yang dibutuhkan untuk disortir ke seluruh tubuh. Keadaan ini bisa juga disebut dengan istilah medisnya sebagai gagal jantung kongesif. Gagal jantung dipicu oleh masalah kesehatan yang kurang baik seperti penyakit jantung koroner, gangguan ritme jantung, kerusakan pada katup jantung, tekanan darah tinggi, anemia kekurangan darah, diabetes.

Gejala gagal jantung berdasarkan dengan waktunya terbagi menjadi menjadi dua iaitu kronis dan akut. Gagal jantung kronis, gejala akan berkembang secara bertahap dan akan lama. Sedangkan gagal jantung akut, gejala berkembang secara cepat. Namun yang utamanya ialah sesak napas, tubuh terasa lelah sepanjang waktu dan pembengkakan kaki.

Ada beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis gagal jantung, di antaranya adalah ekokardiogram, elektrokardiogram, dan tes darah. Tes-tes ini penting untuk dilakukan guna membantu dokter mengetahui tingkat fungsi jantung pasien dan jenis gagal jantung yang diderita. Pilihan pengobatan nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Seseorang yang mengalami gagal jantung bukan berarti jantungnya telah berhenti bekerja, melainkan daya pompa jantungnya menjadi lemah. Karena itu mereka yang mengalami kondisi ini membutuhkan pengobatan untuk memperlambat perburukan penyakit serta mengontrol gejala selama mungkin.

Sebagian besar kasus yang terjadi gagal jantung merupakan kondisi seumur hidup yang tidak bisa sembuh secara keseluruhan. Dalam kasus seperti penanganan yang berkomposisi dari obat-obatan, peralatan penopang jantung dan operasi yang harus dilakukan. Keefektifan pengobatan gagal jantung bukan hanya tugas dokter, namun juga harus didukung oleh kerjasama dari pasien dengan menjalani pola hidup sehat.

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah gagal jantung diantaranya adlaah dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan berprotein yang tinggi, menjaga berat badan dengan berolahraga, hindari rokok, jaga kestabilan kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar