Degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh biasa disebut dengan nama penyakit parkinson. Banyak orang mengetahui gejala penyakit ini berawal dari terjadi tremor atau gemetaran. Namun gejala awalnya biasanya sulit dikenali. Contoh gejala awal penyakit parkinson biasanya merasakan lemah atau terasa lebih kaku pada sebagian tubuh dan gemetaran halus pada salah satu tangan saat beristirahat.
Penyebab Penyakit Parkinson
Penyebab dari penyakit parkinson ialah mempengaruhi bagian kecil dari otak tengah yang bernama susbstantia nigra. Pengaturan gerakan tubuh sangat dipengaruhi oleh dopamine. Saat jumlah dopamine menurun akan menyebabkan aktivitas otak akan terganggu. Inilah yang menyebabkan munculnya tanda-tanda gejala penyakit parkinson, pengaturan gerakan dari tubuh sangat dipengaruhi oleh dopamine. Saat jumlah dopamine menurun akan menyebabkan aktivitas otak akan terganggu. Inilah yang menyebabkan muncul tanda-tanda dan gejala penyakit parkinson. Penyebab menurunnya dopamine ini masih belum diketahui. Tapi terdapat beberapa faktor yang bisa memicu hal ini, seperti faktor keturunan dan faktor lingkungan.
Diagnosis
Pada tahap awal, penyakit Parkinson sangat sulit untuk didiagnosis. Hingga saat ini, belum ada satu tes khusus untuk memastikan adanya penyakit Parkinson tapi dokter akan memeriksa gejala yang muncul, riwayat kesehatan, dan melakukan beberapa tes mental atau fisik sederhana.
Tidak ada tes darah maupun tes laboratorium yang bisa memastikan diagnosis penyakit Parkinson. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap penyakit ini makin sulit. Tes lain seperti CT scan, SPECT Scan, PET Scan dan juga MRI bisa dilakukan untuk memastikan gejala yang ada bukan karena penyakit lain.Saat penyakit Parkinson bertambah parah, terkadang gejalanya sulit untuk dikenali, dan bisa disalahartikan dengan penyakit lainnya. Gejala tremor bisa tidak terlihat ketika pasien duduk, dan perubahan postur yang terjadi bisa dianggap sebagai akibat dari osteoporosis. Perlu diketahui, ada beberapa penderita penyakit Parkinson yang tidak memiliki gejala tremor.
Dokter akan mengamati gejala pada pasien selama beberapa waktu. Gejala seperti tremor, kekakuan otot, serta lambatnya gerakan akan diperhatikan. Pemeriksaan fisik seperti gerakan refleks, keseimbangan, kekuatan otot, dan fungsi otak juga akan dilakukan oleh dokter.Diagnosis penyakit Parkinson akan berdasarkan pada penelitian dokter akan sifat dan gerakan pasien serta tes fisik dan mental yang dilakukan.
Pengobatan
Dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran dan kurangi makanan daging, kacang-kacangan, nasi dan mengonsumsi Madu Royall Jelly GG dan Teh Murbei dengan anjuran minum 3x sehari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar