Rabu, 17 Mei 2017

Hepatitis A

Hepatiti penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A dan menyerang sel-sel hati manusia. Angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini cukup lumayan yaitu berada di angka 800 jiwa, pada awalnya yang biasa muncul meliputi demam, mual, muntah, nyeri pada sendi dan otot serta diare, pada saat organ hati terserang beberapa gejalanya antara lain yang akan timbul yaitu urine akan menjadi berwarna gelap, tinja akan menjadi pucat, sakit kuning dan gatal-gatal. daerah perut bagian kanan atas juga akan mengalami rasa sakit terutama apabila ditekan.

Berbeda dari dua jenis jenis hepatitis lainnya yakni B dan C, infeksi akibta hepatitis A tidak akan menyebabakan gangguan hati dalam jangka waktu yang lama dan jarang berakibat fatal. Tapi hepatitis A bisa menyebabkan munculnya gejala kerusakan hati akut yang berpotensi mengancam nyawa.

Penyebab

Virus hepatitis A lah yang menyebabkan penyakit hepatitis A ini yang bisa menyebar luas dengan mudah. Penyebarannya melalui makanan bahkan minuman yang sudah terkontaminasi penyakit hepatitis A. Di lain faktor beberapa resiko yang dapat meningkatkan penyebaran virus ini adalah karena sanitasi yang buruk, kontak langsung dengan pengidap, berbagi jarum suntik, berhubungan seks dengan pengidap, berhubungan seks sesama jenis, bekerja diarea yang berhubungan dengan kotoran.

Pencegahan

Mencegah penyakit ini bisa dengan memberikan vaksinasi hepatitis A teruntuk bagi mereka yang memiliki resiko tinggi seperti orang yang memiliki penyakit hati kronis, serta pengguna jarum suntik tak steril. Penyakit memiliki penangan khusus dikarenakan sistem kekebalan tubuh akan melenyapkan virus dengan sendirinya.
Namun, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk meringankan gejala-gejala yang dialami pengidapnya. Penanganannya meliputi mengonsumsi obat pereda gatal, sakit, mual dan muntah sesuai dosis. Organ hati juga perlu dibiarkan untuk beristirahat misalnya dengan tidak mengonsumsi minuman keras dan berhati-hati dengan obat-obat yang bisa berdampak pada hati.

Akan tetapi dokter bakal meresepkan obat untuk meringankan gejala-gejala yang dialami pengidapnya, penangannya meliputi meminum obat pereda gatal, sakit, mual dan muntah sesuai dosis. Organ hati juga perlu dibiarkan untuk beristirahat misalnya dengan tidak menginsumsi minuman keras, waktu yang diperlukan penderita untuk pulih sepenuhnya dari memerlukan waktu yang berbulan bulan, penderita yang telah sembuh total akan memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.

Pengobatan yang dilakukan bisa juga dengan melakukan terapi menggunakan Teh Murbei dan Temu Putih yang dikonsumsi secara rutin tika kali sehari dan hindari alkohol dan kopi, jauhi makanan yang berdaging dan dianjurkan untuk memakan sayuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar