Senin, 15 Mei 2017

Kerontokan Rambut

Alopesia atau rambut rontok adalah berkurang jumlah rambut pada kulit kepala. Sebagian besar manusia mengalami rambut rontok, hal ini merupakan hal yang wajar untuk kehilangan 100 helai helai rambut setiap harinya, tapi apabila berlebihan ada penyebab lain yang harus diperiksa medis.Gejala untuk tiap jenis kerontokan rambut berbeda-beda. Ada yang hanya menyerang rambut di kepala dan ada yang menyerang rambut di bagian tubuh lain. 

Pria yang berusia di atas 35 tahun umumnya mengalami rambut rontok. Kebotakan ini memiliki pola spesifik, yaitu garis rambut yang bergeser naik dan cenderung membentuk huruf M, serta penipisan rambut di bagian ubun-ubun dan samping kepala.

Pada wanita, kerontokan rambut umumnya terjadi karena faktor usia dan perubahan hormon. Dampaknya terlihat jelas setelah mereka mengalami menopause. Tetapi pola penipisan rambut wanita biasanya hanya terjadi di bagian atas kepala. Rambut yang tumbuh juga lebih tipis dan lebih pendek.

Selain bagian dari proses penuaan, rambut rontok juga bisa disebabkan oleh suatu kondisi medis, keturunan, atau faktor psikologis. Seseorang yang sering menjalani proses kimia pada rambut. misalnya mewarnai dan meluruskan rambut secara permanen, juga lebih rentan untuk mengalami kerontokan rambut.
Rambut rontok karena lain alasan karena perubahan hormon, hal ini juga dapat terjadi karena kondisi tertentu diantaranya pengaruh gizi, Zat kimia, Diabetes, Down Syndrom, Hipertiroidisme, Tekanan psikologis, Penyakit kulit, dan kanker.
Cara penangan ini bisa dilakukan dengan memakai Madu Royal Jelly dengan anjuran dilakuakan 2 kali sehari 2 sdm dicampur dengan sdm alkohol 70% oleskan pada kulit kepala biarkan kurang lebih 30 menit, lalu keramas samapai bersih. Cara ini bisa menanggulangi kerontokan pada rambut kepala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar