Kamis, 08 Juni 2017

TBC Tulang Belakang

Penyakit yang menyerang tulang belakang biasa dikenal juga dengan nama penyakit pott atau TBC tulang belakang yang tuberkolosis yang terjadi di luar paru-paru, dimana menjangkiti tulang belakang. Pada umumnya penyakit seperti akan menginfeksi tulang belakang pada area torak dan vertebra lumbalis atas. Bakteri yang menyebabkan tuberkolosis adalah mycobacterium tubercolosis dimana bakteri akan menyebar melalui air liur penderita seseorang yang berinteraksi dengan penderita tuberkolosis makin besar juga potensi tertular penyakit ini.

Penyebab seseorang terinfeksi bakteri TBC tulang diantaranya adalah karena faktor sosial ekonomi yang rendah atau buruk, tinggal di area yang memiliki tingakt kasus tuberkolosis tinggi atau endemik, kekurangan nutrisi, usia lanjut, terinfeksi HIV dan pecandu minuman keras.

Untuk mempermudahkan dalam hal pengobatan penyakit ini para penderita diwajibkan untuk mengenali gejalanya sejak dini. Pada umumnya pasien akan mengalami nyeri punggung kronis yang tidak diketahui penyebab pastinya. Namun terkadang TBC tulang belakang juga memiliki gejala yang lainnya antara lain demam, berkeringat di malam hari, kehilangan berat badan, memiliki gangguan makan yang dapat memicu penurunan berat badan, sakit punggung, posisi tubuh yang tegak dan kaku, pembengkakan pada tulang punggung dan muncul benjolan pada pangkal paha yang menyerupai hernia.

Pemeriksaan diagnosis yang diawali dengan anamnesa, dokter akan menanyakan riwayat penyakit yang pernah di deritanya, baru setelah itu akan dilakukan pemeriksaan secara fisik yang meliputi pemeriksaan susunan pada tulang belakang, pemeriksaan detail fungsi saraf, evaluasi ada tidaknya benjolan subkutan di daerah lambung, pemeriksaan kulit termasuk di daerah yang berongga.

Untuk mencegah terjadi penyakit ini diperlukan langkah yang sama dengan langkah pengobatan penyakit tuberkolosis yaitu dengan melakukan vaksinasi. Vaksin yang diberikan adalah vaksin jenis Calmette-Guerrin atau bisa dikenal dengan BCG. Dan juga beberapa tindakan pencegahan yang memiliki peran sangat penting adalah dengan melakukan menutupi mulut dengan masker, apabila ingin berhubungan atau berinteraksi dengan penderita TBC gunakanlah masker. Mulailah dengan kebiasaan mencuci tangan secara teratur, pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar