Rabu, 07 Juni 2017

Kesehatan mental

Kondisi dimana kesehatan mental yang baik ialah kondisi ketika batin kita berada di keadaan yang damai dan tentram dan kemudian seseorang yang bermental sehat bisa memanfaatkan potensi yang ada dalam dirinya. Pada intinya orang yang bermental sehat bisa menggunakan keahlian dalam dirinya secara powerfull untuk menghadapi tantangan hidup. Sedangkan orang yang mengalami gangguan pada kesehatannya yang akan mempengaruhi suasana hati, serta mampu mengendalikan emosi yang pada akhirnya dapat mengarah pada perilaku yang tidak baik.

Namun ada beberapa penyakit yang menimbulkan masalah dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya berpotensi merusak hubungan interaksi dengan orang lain tapi juga akan menurunkan produktivitas sehari-hari. Namun terdapat tida jenis kondisi yang paling sering terjadi diantaranhya stres yang akan membuat seseorang menjadi cemas dan sangat mudah tersinggung dan bahkan yang parahnya menyebabkan depresi.

Perilaku seseorang apabila terkena dampak stres akan berubah secara drastis sebagai contohnya adalah seseorang akan menjadi penyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan lingkungan sekitar, nafsu makan akan berkurang atau sebaliknya, akan mudah tersulut emosi, apabila sudah sangat parah bisa menyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dan seseorang yang telah mengalami gangguan kesehatan mental diantara lelah, sakit kepala, sakit perut, nyeri pada dada, obesitas, hipertensi dan diabetes.

Banyak faktor yang dialami menimbulkan seseorang akan mengalami stres sebagian besar adalah masalah keuangan, hubungan sosial atau tuntutan dalam pekerjaan yang membuatnya jadi tertekan. Untuk hal itu diperlukan nasehat-nasehat yang dianjurkan untuk memanajemen stres yang baik seperti selalu berpikir positif dan memandang bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup ada hikmah tersendiri.

Disaat kondisi seseorang dimana mengalami rasa cemas yang berlebih sulit dikendalikan yang akan berdampak buruk pada kehidupan sehari-harinya, misalnya saat akan menghadapai ujian di sekolah atau wawancara kerja yang membuat seseorang menjadi tidak rileks. walaupun penyebab gangguan kecemasan belum dapat diketahui secara pasti namun ada beberapa gejala yang dapat memicu munculnya kondisi tersebut, diantaranya trauma akibat intimidasi, pelecahan dan kekerasan di lingkungan luar ataupun keluarga.

Walaupun demikian kondisi seperti ini bisa diatasi tanpa bantuan dari dokter melalui beberapa langkah cara. Mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, cukup tidur, mengurangi asupan kafein yang berlebih, minuman beralkohol atau zat penenang lainnya, tidak merokok, berolahraga secara rutin, dan melakukan metode relaksasi yang sederhana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar