Pada umumnya virus yang biasa disebabkan oleh penyakit anjing gila dikenal dengan nama rabies ini ialah salah penyakit yang masuk dalam kategori berbahaya karena menyerang otak dan sistem saraf, penyakit ini merupasakan salah satu penyakit yang tergolong mematikan yang hatus cepat ditangani dengan segera. Virus yang menyebarkan penyakit ini dinamakan virus lyssaviruses yang ditularkan melalui hewan yang sebelumnya sudah terjangkit penyakit tersebut. Biasanya penyakit ini menular akibat air liur yang masuk kedalam tubuh manusia melalui gigitan anjing liar, terkadang jug abisa menular melalui cakran hewan.
Gejala yang biasa terjadi sangat bervariasi, akan tetapi hal yang paling umum adalah dua minggu sampai tiga untuk berinkubasi, namun yang jarang terjadi inkubasi virus masuk hanya dalam waktu empat hari, masa inkubasi ialah jarak waktu pasa saat virus masuk kedalam tubuh. seseorang yang telah tergigit virus akan berkembang biak di dalam tubuh inang. selanjutnya virus-virus tersebut akan menuju ujung saraf dan berlanjut menuju saraf tulang belakang serta otak.
Yang umumnya terlihat seseorang yang terkena penyakit rabies pada manusia ialah demam yang tinggi, rasa gatal di bagian yang terinfeksi, perubahan perilaku yang menjadi liar dan merasa hidrofobia takut dengan air. Saat rabies masuk pada tahap akhir manusia ataupun hewan yang mengalaminya dapat menyebabkan kematian.
Sampai saat ini belum ada riset yang bisa menjelaskan seseorang terkena virus rabies saat baru digigit. Virus ini hanya baru bisa diketahui apabila virus telah berinkubasi dan memulai gerilyanya. Biasanya dokter akan bertanya apakah pasien telah digigit oleh hewan yang berpotensi membawa virus penyakit tersebut.
Apabila hewan sudah terlanjur menggigit yang berpotensi rabies, yang perlu dilakukan pertolongan pertamanya ialah dengan mencuci luka gigitan dengan sabun dan bilas dengan air bersih yang mengalir. Setelah itu dengan segera periksakan ke rumah sakit terdekat. Apabila rabies yang menyerang masih pada dalam tahap awal biasanya dokter akan melakukan pengoatan yang disebut profilaksis. Akan tetapi jika seseorang terlambat untuk ditangani dan gejala sudah muncul dokter akan membuat pasien tetap tenang dan senyaman mungkin karena berhadapan dengan kematian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar