Senin, 19 Juni 2017

Malaria

Penyakit yang biasa menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit, peyakit ini bisa terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk. Apabila tidak ditangani dengan benar penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Malaria jarang sekali menular secara langsung dari satu orang ke orang lainnya, selain karena gigitan nyamuk penularan penyakit ini bisa terjadi apabila terjadi kontak langsung dengan darah penderita.

Biasanya gejala penyakit malaria akan timbul antara satu sampai dua minggu setelah tubuh terinfeksi. Gejala yang dapat muncul setahun setelah gigitan nyamuk, namun kasus ini jarang terjadi. Gejala-gejala malaria yang umum timbl antara lain demam, berkeringat, menggigil atau kedinginan, muntah-muntah, sakit kepala, diare dan nyeri otot. Apabila anda telah mengalami gejala tersebut segeralah temui dokter agar dapat dilakukan diagnosis dan penanganan secepatnya.

Parasit Plasmodium adalah satu parasit yang menyebabkan penyakit malaria, sebetulnya ada banyak jenis parasit ini akan tetapi hanya lima jenis yang menyebabkan penyakit malaria. Yang pada umumnya gigitan penyakit malaria lebih sering terjadi pada malam hari, namun penyebaran penyakit malaria juga dapat terjadi melalui transfusi darah melalui pemakaian jarum suntik secara bergilir.

Untuk menangani kasus ini seseorang yang terkena malaria akan dapat sembuh total apabila dirawat dengan benar, berbagai jenis obat-obatan antimalaria dipakai untuk mengobati sekaligus mencegah penularan malaria. Namun perlu diperhatikan obat yang diberikan juga tergantung pada tingkat keparahan gejala itu sendiri.

Lebih baik dicegah sebelum penyakit ini datang, pemerintahan sendiri telah menjalankan program untuk mnecegahnya seperti tes darah massal dan mendistribusikan obat anti malaria gratis pada daerah perdesaan. Untuk menghindarinya cara yang terpenting adalah dengan menutupi badan saat tidur, singkirkan genangan air, gunakan losion anti serangga dan gunakan kelambu apabila diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar