Jumat, 02 Juni 2017

Penyakit Retina

Gangguan pada retina yang terletak di dalam mata yang berpengaruh dengan penglihatan seseorang dikenal denfgan penyakit retina. Retina yaitu lapisan tipis dibelakang mata dan mengandung jutaan sel yang sensitif terhadapa cahaya juga sel saraf yang menerima dan mengatur informasi visual pada otak melalui saraf optik. Penyakit retina akan mengganggu penglihatan bahkan akan mengalami kebutaan.

Apabila anda telah mengalami gangguan saat melihat seperti penglihatan yang berkurang dan terdapat bintik-bintik cahaya terang saat melihat, segerakan konsultasikan ke dokter agar penyakit retina tidak akan menjadi bertambah buruk, pengobatan yang dijalani juga tergantung jenis penyakit retina dan gejala yang ditimbulkan. Penyakit retina memiliki banyak jenis gejalanya salah satunya pandangan yang menjadi kabur, terganggunya penglihatan lapangan pandang tepi.

Penyakit retina bisa disebabkan oleh jenis penyakit yang diderita di antaranya Retinopati diabetik, Retinitis pigmentosa, Degenerasi Makula, Lubang Makula, Robeka retina, Ablasi retina, Retinoblastoma dan Epiretinal membrane.

Diagnosis dilakukan berdasarkan pemeriksaan mata secara menyeluruh dan riwayat penyakit keluarga dan penyakit lain yang didertia dan serta riwayat cidera mata. Namun diagnosis juga ditunjang oleh beberapa pemeriksaan lain contohnya USG, CT scan dan MRI, Optical Coherence Tomography, Tes Amsler Grid dan Angiografi dengan zat kontras.

Pada umumnya penyakit ini bisa diobati dengan malakukan tindakan operasi salah satuntya dengan menyuntikan obat pada mata cara ini digunakan untuk mengatasi degenerasi makula basah, Vitrektomi mengganti gel pada vitreus, Cyropexy pembekuan dinding luar mata untuk mengobati retina yang robek, Scatter laser photocoagulation, Pneumatic retinopexy penyuntikan yang dilakukan udara atau gas yang terjadi pada mata dan Scleral buckling yaitu perbaikan permukaan mata yang berguna untuk mengatasi pemisahan retina. Namun semua penangan yang dilakukan ialah untuk mengentikan atau memperlambat perkembangan penyakit serta untuk mempertahankannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar