Ketika seseorang memiliki gigi yang sakit biasa akan muncul rasa nyeri di sekitar rahang, tingkat keparahan tersebut pun sangat beragam, dimulai dari yang ringan hingga yang parah. Rasa yang dirasakan seseorang apabila merasakan gigi yang terasa nyeri bisa terus-menerus sepanjang hari muncul dan hilang secarfa berulang-ulang tanpa menentu. Biasa nyeri pada kerap muncul apabila seseorang minum ataupun makan dan pada saat seseorang berbaring di malam hari.
Pada saat rasa nyeri pada gigi muncul gusi disekitar gigi akan terasa nyeri dan teraba lunak, namun terkadang sumber nyeri sulit dibedakan seperti nyeri yang berasal dari telingfa pada kasus infeksi geraham bawah dan nyeri yang berasal dari saluran sinus pada kasus geraham atas. Selain nyeri gejala yang kerap muncul biasanya bengkak disekitar gigi yang terinfeksi, pusing, rasa dan bau busuk dari gigi yang terinfeksi dan demam.
Pada umumnya sakit gigi disebabkan oleh pulpa gigi yang terdapat di dalam gigi, biasanya sakit akan terasa apabila pulpa telah mengalami peradangan. Penyebab radang dapat bermacam-macam diantaranya pembusukan pada gigi, penumpukan nanah didasar gigi akibat infeksi bakteri, penyusutan gusi, gigi retak dan tambalan yang rusak. Namun terdapat hal lain yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang menyerupai sakit gigi seperti tumbuhnya gigi yang baru.
Untuk mengetahui apakah penyebebnya diperlukan diagnosis oleh dokter guna mengetahui sebab-sebabnya seperti dimana letak nyeri, seberapa parah nyeri yang dirasakan, apa yang membuat nyeri memburuk dan apa yang akan membuat nyeri mereda.
Pengobatan yang bisa dilakukan agar dapat meredakan rasa nyeri pada gigi atau bahkan sembuh total biasanya dokter akan melakukan root canal atau pengangkatan akar pada pulpa gigi juga terkadang pencabutan gigi diperlukan namun apabila gigi berlubang biasanya dokter akan melakukan penambalan pada gigi.
Sebaiknya agar rasa nyeri tidak muncul perlu melakukan pencegahan seperti memeriksakan gigi secar rutin, kurangi makanan yang manis, jagalah kebersihan gigi apabila diperlukan konsumsi madu royal jelly, berhenti merokok dan menyikat gigi secara rutin.
Pada saat rasa nyeri pada gigi muncul gusi disekitar gigi akan terasa nyeri dan teraba lunak, namun terkadang sumber nyeri sulit dibedakan seperti nyeri yang berasal dari telingfa pada kasus infeksi geraham bawah dan nyeri yang berasal dari saluran sinus pada kasus geraham atas. Selain nyeri gejala yang kerap muncul biasanya bengkak disekitar gigi yang terinfeksi, pusing, rasa dan bau busuk dari gigi yang terinfeksi dan demam.
Pada umumnya sakit gigi disebabkan oleh pulpa gigi yang terdapat di dalam gigi, biasanya sakit akan terasa apabila pulpa telah mengalami peradangan. Penyebab radang dapat bermacam-macam diantaranya pembusukan pada gigi, penumpukan nanah didasar gigi akibat infeksi bakteri, penyusutan gusi, gigi retak dan tambalan yang rusak. Namun terdapat hal lain yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang menyerupai sakit gigi seperti tumbuhnya gigi yang baru.
Untuk mengetahui apakah penyebebnya diperlukan diagnosis oleh dokter guna mengetahui sebab-sebabnya seperti dimana letak nyeri, seberapa parah nyeri yang dirasakan, apa yang membuat nyeri memburuk dan apa yang akan membuat nyeri mereda.
Pengobatan yang bisa dilakukan agar dapat meredakan rasa nyeri pada gigi atau bahkan sembuh total biasanya dokter akan melakukan root canal atau pengangkatan akar pada pulpa gigi juga terkadang pencabutan gigi diperlukan namun apabila gigi berlubang biasanya dokter akan melakukan penambalan pada gigi.
Sebaiknya agar rasa nyeri tidak muncul perlu melakukan pencegahan seperti memeriksakan gigi secar rutin, kurangi makanan yang manis, jagalah kebersihan gigi apabila diperlukan konsumsi madu royal jelly, berhenti merokok dan menyikat gigi secara rutin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar