Infeksi yang terjadi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Meningitis disebabkan karena infeksi pada selaput pelindung yang meradang. Gejala yang patut di waspadai akan terjadinya penyakit meningitis adalah demam, sakit kepala dan leher yang terasa kaku. Penyakit ini sendiri sering di derita oleh bayi dan anak-anak namun semua orang di segala usia dapat terserang penyakit ini.
Beberapa gejala yang harus diperhatikan adalah apabila masih dalam usia dibawah atau kanak-kanak gejalanya merasa gelisah, demam yang tinggi, menangis seperti melingking, terlihat bingung, mungkin ada ruam merah yang tidak hilang dan kejang-kejang. Adapun gejala yang dialami oleh orang dewasa diantaranya muntah-muntah, sakit kepala parah, leher kaku, demam dengan suhu yang tinggi 38ÂșC, napas yang cepat, sensitif terhadap cahaya, ruam pada kulit dan kejang-kejang.
Namun secara medis jenis meningitis terdiri dari lima jenisnya yaitu, pertama meningitis bakterialis jenis ini disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui kontak jarak dekat. Jika tak ditangani dapat menyebabkan kerusakan otak parah. Kedua meningitis virus yaitu yang disebabkan oleh virus yang menyebar melalui batuk, bersin dan lingkungan yang kotor. Ketiga meningitis jamur adalah kondisi dimana menyebarnya jamur pada sumsum tulang belakang. Keempat meningtis parasit yang disebabkan oleh parasit. Dan yang kelima adalah meningitis Non-infeksi.
Apabila ada seseorang yang terkena meningitis biasanya aka membaik dalam beberapa minggu namun itu tergantung dari kondisi. Apabila kondisi sudah parah diperlukan penanganan di ICU agar fungsi vital tubuh dapat dipantau dengan seksama. Namun agar kondisi meningitis tidak terjadi atau meminimalisir bisa dilakukan dengan menggunakan terapi herbal xamthone plus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar