Jumat, 02 Juni 2017

Cacar Air

Secara medis cacar air disebut dengan varisela, namun umumnya biasa menyerang anak-anak yang masih berusia dibawah sepuluh tahun, tapi bukan berarti orang dewasa tidak dapat terserang penyakit cacar air hampir semua semua orang dewasa yang pernah mengalami cacar air kemungkinan besar tidak akan tertular lagi. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam pada kulit sebagai gejala utamanya, ruam yang nantinya akan berganti menjadi bintik-bintik berair yang akan terasa gatal.

Biasanya cacar air tidak perlu menggunakan penangan yang khusus dalam pengobatannya, langkah yang digunakan ialah menggunakan paracetamol dan dengan memakaikan losion untuk mengurangi rasa gatal yang terjadi.

Penyakit ini akan memunculkan gejala adalah dengan adanya ruam merah yang berpotensi menyebar ke suluruh bagian tubuh, namun ada beberapa gejala lain yang menjadi faktor sebelum ruam muncul diantara Demam, Rasa mual, Tidak nafsu makan, sakit Kepala, Kelelahan dan Rasa nyeri pada otot. Setelah muncul ruam yang gatal, biasanya akan lanjut ke tiga selanjutnya yaitu ruam menjadi bintil-bintil yang gatal, bintil tersebut kemudian akan berubah menjadi bintil yang berisikan cairan, dan selanjutnya akan mengring dan mengelupas yang nantinya akan menjadi koreng. Tidak semua bintil akan melewati ketiga tahap secara bersamaan. Umumnya, ada bintil-bintil yang masih basah, sementara yang lain sudah mengering.

Proses pencegahan cacar air bisa dilakukan dengan pemberian vaksinasi ini juga merupakan cara yang paling efektif untuk mencegahnya, cacar air pada umumnya salah satu penyakit yang sangat mudah menular dan sangat cepat terjadinya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar