Sabtu, 08 Juli 2017

Rambut Yang Memiliki Kelainan

Kelainan kulit kepala dapat ditinjau dari penyebabnya. Kelainan kulit kepala dan folicle rambut secara garis besar dapat dikelompokan sesuai dengan faktor penyebabnya, yakni sebagai berikut:
a. Bakteri atau mikroba
Bakteri atau mikroba dapat menimbulkan infeksi kulit kepala. Kelainan-kelainan yang ditimbulkannya adalah berupa;
  • Bisul (furunkulosis). Kelainan ini adalah merupakan infeksi terbanyak yang disebabkan oleh kuman stafilokokus. Bisul ini sering dimulai dari wujud sebagai infeksi folicle rambut yang kemudian menjalar ke jaringan sekitarnya. Folicle rambut dan rambutnya menjadi hancur, sehingga rambut menjadi rontok.
  • Bisul batu (karbunkulosis). Diawali dengan timbulnya infeksi, pada beberapa folicle rambut yang berdekatan, sehingga tumbuhlah bisul yang besar dengan mata lebih dari satu. Kelainan ini sering ditemukan pada penderita diabetes melitus / kencing manis. Apabila kelainan ini mengalami penyembuhan, maka ia akan meninggalkan bekas jaringan parut dan sering mengakibatkan kebotakan yang permanen.

b. Dermatitis papilaris capillitii
Kelainan ini merupakan infeksi
folicle rambut, disertai dengan penanahan (supurasi) kulit di bagian belakang kepala. Bila dilihat secara gambaran klinis ia berupa pita melintang dibelakang kepala. Pita itu terdiri atas folicle meradang dengan bagian tepi-tepi yang kasar dan keras, karena pembentukan jaringan parut berlebihan (keloid).
c. Kelainan karena infeksi jamur
Infeksi jamur pada kulit kepala
(Tinea kapitis). Infeksi ini dapat disebabkan oleh beberapa jenis jamur. Infeski ini membuat batang rambut menjadi mudah patah, sehingga menyebabkan kebotakan.
d. Infeksi menahun
Penyebab dari infeksi menahun oleh
Dermatitis seboroicha, dimulai pada kulit kepala. Kemudian menyebar sampai ke dahi, alis, kelopak mata dan sebagainya. Tanda-tanda Dermatitis seboroicha berupa kemerah-merahan pada kulit (meradang), kulit mengelupas dan tampak sisik-sisik yang halus pada kulit.
e. Serangga
Gangguan parasit jenis serangga seperti infeksi kutu kepala yang disebut
Pediculosis capitis. Kutu kepala ini sebetulnya adalah infeksi rambut oleh kutu kepala, yang penularannya terjadi karena kontak langsung. Pada dasarnya kutu itu sendiri tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut, namun menimbulkan rasa gatal yang hebat pada kulit kepala karena gigitannya. Karena rasa gatal ini penderita menggaruk-garuk yang akan menyebabkan infeksi sekunder.

f
. Scobiosis
Adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh sejenis parasit hewan / kutu kudis. Penyakit ini ditandai dengan bintilan-bintilan dan selalu timbul keinginan untuk menggaruk-garuk. Karena dia menular, maka di setiap tempat yang digaruk akan tumbuh dan berkembang. Kutu akan membuat liang / lobang yang akan dijadikan rumahnya di dalam kulit dan menimbulkan perasaan gatal, sehingga sering digaruk yang selanjutnya timbul tanda-tanda garukan serta tanda infeksi.
g
. Piodra
Piodra berarti batu. Piodra ini disebabkan oleh sejenis jamur. Biasanya jamur tersebut berada pada permukaan rambut dan tidak merusak batang rambut bagian dalam. Tanda-tanda rambut terkena penyakit piodra ini adalah terdapatnya bintik-bintik hitam atau coklat agak lonjong yang besarnya lebih dari ukuran mikroskopic (sampai cukup besar) hingga dapat dilihat dengan mata biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar