Suatu kondisi keracunan dimana hal yang dapat menyebabkan keracunan yang diproduksi oleh bakteri clostridium botulinum. Bisa dibilang salah satu penyakit ini adalah hal yang langka namun racun ini masuk dalam kategori bakteri yang berbahaya hingga mematikan. Karena racun yang diproduksi oleh bakteri tersebut akan menyerang sistem saraf yang berakibat pada kelumpuhan otot.
Penyebab
Bakteri ini dapat ditemukan dalam tanah, debu sungai serta pada dasar laut, yang perlu diketahui dari bakteri ini adalah ketika mereka kekurangan oksigen barulah bakteri tersebut akan menyebarkan racunnya. Bakteri baru akan merasakan oksigen yang kurang saat dalam tertutup, botol, lumpur bahkan didalam tubuh manusia.
Gejala
Gejala yang muncul kepada penderita akan sangat beragam bergantung pada jenis penyebab botulisme yaitu botulisme keracuanan makanan, botulisme luka dan botulisme bayi. Hal yang perlu diketahui adalah apabila tidak segera ditangani akan menyebabkan resiko seperti gangguan pernapasan, kesulitan berbicara, sulit menelan, merasa lemah terus menerus dan nafas menjadi pendek.
Diagnosis
Untuk mendiagnosis penyakit ini biasanya dokter akan mengidentifikasi penyakit berdasarkan gejala yang dialami dan melalui pemeriksaan fisik seperti kelopak mata yang lemas. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga akan mengajukan pertanyaan tentang makanan yang dikonsumsi pasien selama beberapa hari terakhir dan tentang luka di tubuh yang berisiko terinfeksi bakteri. Terkadang dokter juga akan menganjurkan untuk tes darah dan tes tinja.
Pengobatan
Untuk menjalani penanganan botulisme dibutuhkan rawat inap di rumah sakit, yang berguna untuk menetralisir racun untuk mengembalikan fungsi tubuh. Perawatan yang dilakukan antara lain pemberian antitoksin, pemberian antibiotik, alat bantu pernapasan dan rehabilitasi. Kelumpuhan yang terjadi pada penderita dapat kembali normal secara bertahap.
Pencegahan
Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan guna mencegah seseorang terkena botulisme antara lain menghindari konsumsi makanan yang berkemasan rusak, jangan memberikan madu pada bayi yang masih dibawah usia satu tahun, jangan menggunakan narkotika dan obat-obatan yang terlarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar