Senin, 10 Juli 2017

Gangguan Anoreksia Nervosa

Masalah yang terjadi pada kesehatan jiwa seseorang yang membuat penderitanya terobsesi untuk mempunyai tubuh yang kurus dan akan sangat ketakutan apabila tubuhnya terlihat gemuk.

Gejala
Seseorang yang mendertia gangguan ini akan menimbulkan gejala seperti penurunan berat badan secara signifikan, menimbang tubuh hampir tiap saat, sering memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan dan mengalami masalah pada kesehatannya akibat dari anoreksia itu sendiri.

Penyebab
Penyebab anoreksia nervosa secara pasti masih belum jelas. Sebagian besar spesialis percaya bahwa gangguan tersebut berasal dari gabungan sejumlah faktor, seperti faktor psikologis, lingkungan, serta genetika atau biologis.

Diagnosis
Penyakit anoreksia nervosa rata-rata bisa dikenali dari fisik penderitanya yang tampak sangat kurus. Namun dokter tetap harus menanyakan pola makan mereka untuk memastikan kekurusan tersebut akibat gangguan makan dan bukan penyakit lain.Selain itu, kemungkinan dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada rambut, kulit, tekanan darah, kondisi paru-paru dan jantung. Bahkan pemeriksaan rontgen dan darah akan dilakukan jika diperlukan.

Komplikasi
Anoreksia bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya yang cukup serius jika tidak berhasil diobati dalam jangka waktu yang lama. Beberapa komplikasi anoreksia nervosa adalah kerontokan pada rambut, denyut jantung tidak teratur, kerusakan otak, gagal ginjal, kemandulan, konstipasi, kematian akibat kurang gizi dan ketidakseimbangan cairan elektrolit.

Pencegahan
Untuk mencegah dapat melalui materi pendidikan yang dapat menekan resiko mengalami gangguan ini. Pendidikan dengan cara mengajarkan dan menerapkan pola makan yang teratur sehat dan secara bebas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar