Selasa, 04 Juli 2017

Akalasia

Kerongkongan esofagus kondisi pada saat kehilangan kemampuan untuk mendorong makanan dari mulut ke perut. Penyakit ini tergolong langka bisa diwariskan dan dapat menyerang orang dari berbagai usia. Namun kebanyakan penderita akalasia berusia paruh baya. Kerusakan dan juga hilangnya saraf-saraf pada dinding kerongkongan menjadi penyebab utama terjadinya akalasia. Namun, penyebab dari rusak atau hilangnya saraf-saraf ini masih belum diketahui. Gangguan autoimun, seperti sindrom Sjogren, lupus, atau uveitis, juga bisa dihubungkan dengan munculnya akalasia.
Ada beberapa komplikasi yang bisa dialami penderita akalasia yaitu regurgitasi naiknya asam lambung atau makanan kembali ke kerongkongan, pneumonia akibat masuknya makanan ke dalam paru-paru, perforasi esofagus robeknya dinding kerongkongan, kanker esofagus tersumbatnya kerongkongan oleh makanan dalam jumlah banyak yang tidak dapat masuk ke perut, maka resiko terkena kanker esofagus juga meningkat.

Gejala Akalasia
Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Gejala-gejala utama yang umumnya dirasakan oleh penderita akalasia adalah Disfagia, sakit dada, nyeri pada uluh hati, muntah yang menetes dari mulut, berat badan turun tanpa sebab yang jelas.

Diagnosis Akalasia
Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi yang menjelaskan gejala dan tanda-tanda yang dialami oleh pasien. Beberapa hal yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis akalasia adalah pencitraan sinar-X dan Barium, Endoskopi dan Manometri.

Pengobatan Akalasia
Tujuan dari pengobatan untuk penderita akalasia adalah untuk membuka otot LES, sehingga makanan dan minuman bisa masuk ke perut. Beberapa jenis penanganan bagi penderita akalasia adalah pelebaran kerongkongan, obat-obatan, pemebedahan, injeksi botox. Mengurangi rasa tidak nyaman pada kerongkongan usai menjalani tindakan pelebaran atau pembedahan beberapa hal yang dapat dilakuakn ialah perbanyakan minum cairan saat makan, selalu makan denan posisi duduk tegak, jangan terburu-buru dan kunyah makanan dengan baik sebelum ditelan, gunakan beberapa bantal untuk menyanggah kepala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar