Amandel ialah dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan, Organ yang berfungsi sebagai pencegah infeksi . Seiring perkembangan umur sistem imun mereka makin kuat dan perlahan penenangkal infeksi mulai berangsur menyusut. Radang amandel pada umumnya disebabkan oleh virus dan bakteri, mereka yang mengalami amandel akan mengalami sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, sakit telinga dan batuk. Biasanya gejala ini akan pulih dalam tiga atau empat hari.
Walaupun sebagian besar kasus amandel tidak tergolong serius, namun tetap disarankan untuk konsultasikan kepada dokter apabila anda atau buah hati anda mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari dan tidak menunjukan tanda-tanda pemulihan atau gejala akan makin parah yang membikin anda sama sekali tidak dapat makan atau bahkan kesulitan bernapas.
Dalam mendiagnosis tonsilitis, dokter akan memulai dengan pemeriksaan tenggorokan, sekaligus mengajukan pertanyaan perihal gejala-gejala yang Anda rasakan.
Dokter dalam mendiagnosis amandel pertama akan memulai dengan pemeriksaan tenggorokan, sekaligus mengajukan pertanyaan tentang gejala-gejala yang dirasakan. Apabila amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejaladapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, muncul bintik-bintik nanah dan apabila radang amandel disebabkan oleh infeksi virus, gejala-gejala yang muncul dinilai lebih ringan dari infeksi bakteri dan sering disertai gejala batuk dan pilek.
Pada umunya amandel akan sembuh dalam waktu satu minggu, tidak ada obat khusus untuk menangani amandel, untuk meringankan gejala biasanya akan diberikan obat misalnya parasetamol sebagai pereda sakit, apabila amandel disebabkan oleh bakteri maka antibiotik bisa digunakan. Pada kasus amandel yang tergolong parah dan kerap kambuh, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut.
Dokter dalam mendiagnosis amandel pertama akan memulai dengan pemeriksaan tenggorokan, sekaligus mengajukan pertanyaan tentang gejala-gejala yang dirasakan. Apabila amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejaladapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, muncul bintik-bintik nanah dan apabila radang amandel disebabkan oleh infeksi virus, gejala-gejala yang muncul dinilai lebih ringan dari infeksi bakteri dan sering disertai gejala batuk dan pilek.
Pada umunya amandel akan sembuh dalam waktu satu minggu, tidak ada obat khusus untuk menangani amandel, untuk meringankan gejala biasanya akan diberikan obat misalnya parasetamol sebagai pereda sakit, apabila amandel disebabkan oleh bakteri maka antibiotik bisa digunakan. Pada kasus amandel yang tergolong parah dan kerap kambuh, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut.
Amandel dapat dicegah penyebarannya dengan selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet, menggunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau pilek, dan memakai masker saat berada di tempat umum.
Gejala Amandel
Sebenarnya radang amandel atau tonsitilis jarang menimbulkan komplikasi. Komplikasi biasanya timbul jika kondisi ini tidak ditangani, beberapa di antaranya:
- Infeksi di bagian tengah telinga akibat bakteri.
- Tidur obstruktif, terjadi ketika dinding tenggorokan menjadi relaks saat tidur yang menyebabkan susah bernapas. Kondisi seperti ini menyebabkan buruknya kualitas tidur.
- Munculnya gumpalan-gumpalan nanah pada amandel dan dinding tenggorokan. Mereka yang mengalami komplikasi ini akan merasakan sakit di tenggorokan, mengeluarkan bau napas tidak sedap.
- Pembengkakan di saringan ginjal, penderita ini akan mengalami penurunan nafsu makan dan muntah-muntah.
- Demam rematik kondisi yang menyebabkan radang di sekujur tubuh dengan gejala berupa ruam kulit dan nyeri sendi.
- Demam scarlet kondisi yang menyebabkan radang di sekujur tubuh dengan gejala berupa ruam kulit dan nyeri sendi.
Pencegahan radang amandel yang disebabkan oleh virus maupun bakteri bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri, misalnya dengan mengajarkan anak tentang kebiasaan cuci tangan yang baik dan benar. Langkah pencegahan lainnya ialah gunanakan saputangan atau tisu untuk menutup hidung dan mulut ketika batuk atu bersin, Hindari penggunaan alat makan maupun minum secara bergantian, disarankan untuk mengganti sikat gigi setelah penderita didiagnosis radang amandel.
Diagnosis Amandel
Radang amandel bisa didiagnosis dengan banyak macam cara, yang paling awal ialah doter akan terlebih dahulu menanyakan perihal gejala yang dirasakan pasien. Jika amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejala dapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, muncul bintik-bintik nanah di sekitar dan demam. Sedangkan jika amandel disebabkan oleh virus biasanya gejala akan lebih ringan dari infeksi bakteri dan sering disertai batuk dan pilek.
Untuk menguatkan dugaan bahwa pasien menderita amandel biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan tenggorokan, hidung dan telinga adapun jika merasakan terdapat pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
Terkadang pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan organ limpa untuk mendeteksi penyakit mononukleosis dan memeriksa adanya ruam untuk mendeteksi ruam kemerahan akibat infeksi.
Apalagi didiagnosis lebih rinci juga diperlukan, misalnya untuk menentukan apakah amandel yang dialami pasien disebabkan oleh virus atau bakteri, maka bisa dilakukan penelitian sampel apusan tenggorokan dan darah di laboratorium. Tes lebih lanjut di laboratorium juga bisa dilakukan untuk memastikan apakah pasien juga menderita kondisi lain, contohnya demam kelenjar.
Gejala radang amandel biasanya akan pulih dalam waktu 3-4 hari. Gejala radang amandel meliputi Sakit tenggorokan, rasa sakit saat menelan, nyeri telinga, mual, sakit kepala, batuk, lelah, sakit perut, demam, kehilangan suara, pembengkakan kelenjar getah bening, munculnya bintik-bintik nanah, bau napas. Pada kasus amandel yang diakibatkan oleh infeksi virus, seperti pilek, infeksi bakteri seperti infeksi streptococcal
Terkadang pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan organ limpa untuk mendeteksi penyakit mononukleosis dan memeriksa adanya ruam untuk mendeteksi ruam kemerahan akibat infeksi.
Apalagi didiagnosis lebih rinci juga diperlukan, misalnya untuk menentukan apakah amandel yang dialami pasien disebabkan oleh virus atau bakteri, maka bisa dilakukan penelitian sampel apusan tenggorokan dan darah di laboratorium. Tes lebih lanjut di laboratorium juga bisa dilakukan untuk memastikan apakah pasien juga menderita kondisi lain, contohnya demam kelenjar.
Gejala radang amandel biasanya akan pulih dalam waktu 3-4 hari. Gejala radang amandel meliputi Sakit tenggorokan, rasa sakit saat menelan, nyeri telinga, mual, sakit kepala, batuk, lelah, sakit perut, demam, kehilangan suara, pembengkakan kelenjar getah bening, munculnya bintik-bintik nanah, bau napas. Pada kasus amandel yang diakibatkan oleh infeksi virus, seperti pilek, infeksi bakteri seperti infeksi streptococcal
Pada kasus tonsilitis yang diakibatkan oleh infeksi virus, seperti virus pilek atau flu, gejala yang muncul pada umumnya dinilai lebih ringan daripada tonsilitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti infeksi streptococcal.
Ketahuilah gejala amandel pada anak-anak, meski tidak bisa dapat menggambarkan rasa sakit yang diderita. Anda dapat mencurigai terkena amandel jika dia rewel, tidak mau makan, terus-terusan mengeluarkan air liur.
Penyebab Amandel
Sebagian besar radang amandel disebabkan oleh virus, namun tidak menutup kemungkinan bisa juga disebabkan oleh bakteri, Penularan bakteri bisa terjadi melalui kontak langsung dan kontak tidak langsung, kontak langsung ketika anda tanpa sengaja menghirup percikan air liur akibat bersin dan kontak tidak langsung apabila anda memegang permukaan benda yang terkontaminasi virus atau bakteri.
Penyebab amandel yang disebabkan oleh bakteri umumnya berasal dari streptococcus, sedangkan virus penyebab radang amandel antara lain (Parainfluenza) yang merupakan penyebab gangguan pernapasan dan radang kotak suara, (Influenza) penyebab terjadinya flu, (Rhinovirus) penyeba pilek, (Rubeola) Penyebab campak, (Adenovirus) Diare, (Enterovirus) Yang menyebabkan penyakit mulut, (Epstein-Barr) Penyebab demam kelenjar.
Anak-anak yang masih dalam pendidikan atau prasekolah hingga berusia pertengahan remaja lebih beresiko terkena amandel, dikarenakan pada kisaran usia tersebut, interaksi dengan teman-teman sebayanya sangat tinggi sehingga peluang untuk terkena amandel sangat tinggi. Amandel yang disebabkan oleh virus jarang dialami oleh anak yang lebih muda usianya, kenyataannya walaupun demikian penyakit ini jarang timbul pada anak yang masih berusia dibawah dua tahun.
Pengobatan Amandel
Dalam waktu kurang lebih tujuh hari kasus amandel sebagian besar akan sembuh dalam waktu seminggu, tidak ada obat khusus untuk menangani kondisi ini. Anda dapat meminimalisir penyakit ini di rumah, misalnya nyeri di tenggorokan,menggunakan obat pereda rasa sakit yang dijual bebas.
Anda pastinya membaca petunjuk mengenai dosis dan cara pemakaian obat yang tertera pada kemasan. Apabila anda masih ragu anda boleh tanyakan kepada dokter. Pemakaian obat secara tepat dinilai penting agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan sekaligus mencegah overdosis.
Dalam pemulihannya pastikan anda beristirahat dengan cukup dan tetap jaga asupan makanan bergizi dan perbanyak minum agar tidak dehidrasi, meski pada saat itu tenggorokan merasakan sakit. Kurangnya cairan bisa membuat gejala lain. Cara lainnya dapat lakukan untuk langkah alternatif bagi orang dewasa dengan cara berkumur dengan campuran setengah sendok teh garam dan 250 ml air yang dilarutkan untuk mengatasi sakit tenggorokan. Apabila kemudian Anda pergi ke dokter, dan menurut hasil pemeriksaan, Anda dinyatakan menderita amandel akibat bakteri, dokter tidak akan langsung memberikan antibiotik jika gejala yang dirasakan belum parah.
Pengobatan antibiotik pada kondisi ringan dikhawatirkan dapat memicu kekebalan bakteri terhadap antibiotik, sehingga tubuh nantinya tidak akan mampu melawan infeksi bakteri yang tergolong serius. Pada sebagian kasus, antibiotik bahkan tidak mempercepat proses penyembuhan, melainkan menyebabkan efek samping mual dan sakit perut.
Antibiotik akan diberikan dokter jika gejala radang amandel dinilai sudah parah dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pengobatan dengan antibiotik juga bisa diberikan jika sistem kekebalan tubuh Anda atau anak Anda sedang lemah lemah. Jika antibiotik oral tidak mempan, dokter biasanya akan memberikan antibiotik melalui infus di rumah sakit sesuai dengan jenis antibiotik yang cocok dengan pasien.
Operasi pengangkatan amandel, cara seperti akan sangat direkomendasikan dokter jika pasien mengalami kondisi seperti ini, Jika gejala amandel sudah makin parah sehingga mereka benar-benar kesulitan untuk makan, tidur dan bernapas. Apabila penderita amandel bakteri yang sudah tidak dapat ditangani lagi oleh antibiotik. Jika penderita amandel kronis yang seringkali kambuh
Operasi pengangkatan amandel, cara seperti akan sangat direkomendasikan dokter jika pasien mengalami kondisi seperti ini, Jika gejala amandel sudah makin parah sehingga mereka benar-benar kesulitan untuk makan, tidur dan bernapas. Apabila penderita amandel bakteri yang sudah tidak dapat ditangani lagi oleh antibiotik. Jika penderita amandel kronis yang seringkali kambuh
Amandel bersifat jangka panjang terlihat dari penderita mengalami :
- Dalam setahun lebih dari tujuh kali mengalami amandel
- Lebih dari lima kali dalam satu tahun
- Dalam tiga tahun terakhir lebih dari tiga kali mengalami amandel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar